Headlines News :

Ini Informasi Terbaru dari Sidang PHP Pilkada Kerinci di MK


JAKARTA - Sidang pemeriksaan pendahuluan perkara Perselisihan Hasil Pemelihan (PHP) pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kerinci yang diajukan oleh Cabup dan Cawabup Zainal Abidin dan Arsal Apri usai digelar, Kamis (26/07) di Ruang Sidang Gedung MK Jakarta.

Pada sidang yang dimulai pukul 10.50 WIB hingga pukul 13.00 WIB, pemerintah hukum Pemohon, Irawadi, SH, MH membacakan Permohonan Pemohon atas Termohon KPU Kabupaten Kerinci.

Selain itu, Kuasa Pemohon juga menyerahkan alat bukti kepada majelis hakim yang diketuai Prof Aswanto, dengan hakim anggota masing-masing Prof Saldi Isra dan Dr Manahan Sitompul.

Kuasa Hukum Zainal Abidin dan Arsal Apri, Irawadi, usai Sidang menyebutkan bahwa tahap pemeriksaan pendahuluan atas perkara ini sudah dilaksanakan.

Saat ini selain telah menerima pembukuan Permohonan yang diajukan oleh Pemohon, majelis juga telah menerima semua bukti dari Pemohon.

Termasuk juga, majelis dan mempersilahkan dan memberikan waktu kepada pihak-pihak untuk memberikan informasi tambahan untuk pengiriman ke penggali.

"Alat bukti sudah lulus majelis, alat bukti yang kita ajukan sudah disahkan majelis hakim," ujar Irawadi didampingi kuasa Pemohon lainnya Irwandi, S.Sy.

Pantauan di Mahkamah Konstitusi, sidang lanjutan akan digelar pada tanggal 31 Juli 2018 sampai dengan agenda jawaban dari pihak Termohon dan pihak terkait.

Terlihat dalam sidang ini, pihakTermohon komisioner KPU Kerinci, dan sejumlah staf sekretatiat KPU Kerinci. (064)

Sidang PHP Pilkada Kerinci Digelar Kamis


KERINCI – Sidang perkara perselisihan hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kerinci yang diajukan oleh pasangan calon bupati dan wakil bupati kerinci akan digelar, Kamis (26/07).

Kepastian itu diterima secara langsung dari Cabup Kerinci, Zainal Abidin, dihubungi via ponsel, Selasa siang.

Menurut Zainal Abidin, pihaknya baru saja menerima panggilan sidang dari pihak Mahkamah Konstitusi dengan nomor surat 106.39/PAN.MK/7/2018.

“Kita baru saja menerima panggilan sidang untuk hari Kamis,” ujar Zainal Abidin.

Apa agenda pemeriksaan pada sidang perdana ini? Zainal menyebut sesuai panggilan sidang, agenda yang ditetapkan oleh Mahkamah Konstitusi adalah pemeriksaan pendahuluan.

Tidak hanya itu saja, Cabup yang diusung Partai Gerindra dan PKB ini juga memohon doa dari masyarakat Kabupaten Kerinci agar pada saat sidang nantinya semua fakta yang terjadi di lapangan dapat terungkap di hadapan majelis hakim.

“Mohon doa dari masyarakat Kerinci, semoga apa yang kita perjuangkan untuk menegakkan keadilan dimudahkan dan diridhoi oleh Allah SWT,” tukasnya. (064)

Pileg 2019, Ini Dia Calon Legislator Muda Kabupaten Kerinci.

Kerinci, Merdekapost.net - Mesa Sintia, S.Pd Gadis kelahiran Sungai Tutung, 19 Januari 1997 ini memberanikan diri untuk ikut serta dalam Kontestasi Pileg 2019 mendatang sebagai salah satu Calon Anggota Legislatif yang mewakil Dapil Kerinci 3 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Mesa, merupakan Alumni FKIP Universitas Jambi dengan segudang Prestasi dan Pengalamannya baik di Internal maupun Eksternal Kampus, di bidang organisasi Mesa juga dikenal sangat aktif seperti di BEM FKIP UNJA, IMKS Jambi dan Pernah menjabat sebagai Sekjen Liputan Berita Aktual dan Pembina Komunitas Muslimah Raudhatunnisa Tahun 2018 - Sekarang serta organisasi  - organisasi lainnya.

Selain itu, Mesa juga aktif dalam dunia Kepenulisan dan telah berhasil menulis beberapa Karya, diantaranya Buku Duhai Ayah Duhai Ibu, Kau Inspirasi Puisiku diterbitkan oleh FAM Publishing 2014, Antologi Puisi Sepucuk Jambi Sejuta Puisi Tahun 2016, Buku Surat Cinta Untuk Ibu diterbitkan oleh AE Publishing 2015, Asa Supernova diterbitkan oleh Nahima Press, Pujangga Cindaku dan Manusia Harimau diterbitkan oleh Jambi Ekspress 2015.

Di usianya yang masih sangat muda, Mesa telah sukes meraih berbagai Prestasi, salah satunya sebagai Kontributor Terbaik dalam Lomba menulis Puisi Bangsa Indonesia yang diselenggarakan oleh Nahima Event Organizer.

Saat dikonfirmasi mengenai keputusannya untuk maju sebagai Calon Anggota DPRD Kerinci, Mesa tidak menafikan itu, ia mengatakan bahwa benar, dirinya telah mendaftar sebagai Bakal Calon Anggota DPRD mewakili Dapil Kerinci 3, yang meliputi Kecamatan Air Hangat Timur, Air Hangat, Air Hangat Barat dan Depati Tujuh, dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

"Benar, saya telah mendaftar dan semua berkas/ syarat pencalonan sudah diserahkan dan diterima oleh LPP PKB Kerinci dan telah didaftarkan ke KPU Kabupaten Kerinci oleh Ketua yang didampingi oleh Sekretaris dan Pengrus PKB Kerinci lainnya pada Selasa (17/7)," ujarnya.

Mesa menambahkan, bahwa yang menjadi motivasinya untuk maju sebagai Calon Anggota DPRD adalah melihat dinamika sosial dan politik yang terjadi saat ini, yang masih belum sesuai dengan apa yang dikehendaki rakyat.

"Sebagai generasi muda yang peduli dan terpelajar, kita harus mampu membaca persoalan - persoalan yang terjadi saat ini serta berupaya untuk menemukan solusi itu, kita harus yakin dengan kemampuan diri sendiri dan menyadari sepenuhnya bahwa tidak ada yang tidak mungkin selagi kita memiliki niat, semangat perjuangan dan mau berusaha dengan sepenuh hati untuk melakukan perubahan kearah yang lebih baik demi kepentingan masyarakat dan alam sakti tercinta," ujarnya. 

Terakhir, Mesa mengharapkan Do'a dan Dukungan dari semua pihak, sehingga dapat mencapai tujuan dan harapan bersama. 

Untuk diketahui, Mesa (21) merupakan Caleg Perempuan dan Termuda pada Pileg 2019 dalam Kabupaten Kerinci. 

(14n)

Usung Kader Terbaik, Sekjen PKB Kerinci Heri Zaldi Maju Sebagai Calon DPR Jambi


KERINCI - Pemilihan legislatif di indonesia akan digelar tahun 2019 mendatang, peserta dari Parpol berlomba-lomba mengusung Kader terbaik untuk ikut bertarung pada ajang tersebut.

Tidak tinggal diam Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kerinci mencalonkan Kader terbaiknya yaitu Sekretaris jendral Heri Zaldi, S.Pt untuk maju memperebutkan kursi legislatif Jambi dapil Kerinci-Sungai Penuh.

Ketika dikonfirmasi kamis, (19/07) Heri Zaldi putra Air Hangat timur ini langsung membenarkan hal tersebut.

Kepada Media ini Heri mengatakan, dirinya sangat optimis bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk maju sebagai Calon DPR Jambi dapil Kerinci-Sungai Penuh.

Lebih jelas kata Sekretaris PKB ini mengungkapkan keinginan dari Partai untuk mengusung Kader untuk bertarung memperebutkan kursi DPR Jambi dari daerah pemilihan kelahirannya ini, karena melihat dari kondisi yang ada ditengah-tengah masyarakat sa’at ini sangat pas kalau dirinya maju karena masyarakat menganggap dirinya mampu menyalurkan aspirasi dari Daerahnya di Parlemen nanti.

“Betul saya mencalonkan diri untuk bertarung menuju DPR Jambi dapil Kerinci-Sungai Penuh, karena dengan melihat kondisi dari daerah saya maka dari itu diperlukan figur yang berani dan Vokal di Parlemen untuk menyampaikan aspirasi dari rakyat,” ungkapnya. (064)

Resmi Mendaftar, PKB Kerinci Targetkan 6 Kursi


KERINCI - Jelang Pemilihan Legislatif 2019, Partai Politik kian gencar mendaftarkan diri di KPU Kabupaten Kerinci, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tidak mau tertinggal dengan resmi mendaftar di KPU Selasa, (17/07) .

Pendaftaran Partai besutan Cak Imin ini diserahkan langsung oleh Ketua DPC PKB Kerinci Muhammad Zamri, S.Pd, M.Si, Sekretaris Heri Zaldi, S.Pt, Bendahara dan juga Anggota DPR Kerinci dari PKB Reno Efendi, ST dan beberapa pengurus yang lain.

Sekretaris PKB Kerinci Heri Zaldi, S.Pt kepada Media ini mengatakan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah resmi mendaftar dan menyerahkan langsung berkas kepada KPU dan diterima langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Kerinci Afdal Pebrianto, S.PDi

lebih lanjut Heri Zaldi yang juga Sekretaris Pemenangan Paslon Bupati Kerinci nomor urut 3 Zainal-Arsal lebih lanjut juga menjelaskan bahwa, PKB pada pemilihan legislatif 2019 mendatang menargetkan 6 kursi di Parlemen Kerinci.

Balon DPR Jambi dapul Kerinci - Sungai Penuh dari PKB ini juga menerangkan bahwa di  PKB kerinci sedang mendapat trend yang positif dan dapat diterima di kalangan masyarakat, sebab masyarakat kerinci dikenal dekat dengan para ulama khususnya di kalangan NU.

“ Ya, malam ini saya beserta Ketua PKB dan rombangan telah resmi mendaftar di KPU Kerinci dan berkas diterima langsung oleh Ketua KPU Afdal Pebrianto, S.PDi dan Komisioner yang lain, mengenai target Kursi PKB menargetkan Insya Allah 6 kursi di Parlemen Kerinci tahun 2019 mendatang,” ungkapnya. (064)

Ini dia Info Perkembangan Terbaru Sengketa Pilkada Kerinci di MK


KERINCI-Sengketa Pilkada Kerinci yang telah terdaftar di Mahkamah Konstitusi sepertinya tinggal menunggu hari sidang.

Pasalnya, berdasarkan informasi yang diterima media ini, berkas kelengkapan sengketa Pilkada Kerinci yang didaftarkan oleh pasangan nomor urut 3, Zainal Abidin dan Arsal Apri telah dinyatakan lengkap.

Kuasa hukum Zainal Abidin  dan Arsal Apri, Irawadi Uska, S.H., M.H, kepada melalui ponselnya menyebutkan bahwa pihaknya telah menerima Akta Permohonan Lengkap (APL) dari MK dengan nomor 43/2/PAN.MK/2018 yang isinya menyatakan  bahwa telah dilakukannya pemeriksaan kelengkapan permohonan Pemohon perihal perkara perselisihan hasil pemilihan Gubernur, Bupati, Walikota tahun 2018, berdasarkan pasal 5, pasal 6, pasal 8, dan pasal 9 Peraturan Mahkamah Konstitusi nomor 5 tahun 2017 tentang pedoman beracara dan seterusnya.

“Berdasarkan PMK 5/2017 dan PMK 6/2017, kelengkapan permohonan Pemohon sudah lengkap,” ujarnya.

Saat ini, kata Irawadi, secara resmi Zainal Abidin dan Arsal Apri melalui kuasa hukumnya disebut sebagai Pemohon dan KPU Kabupaten Kerinci sebagai Termohon.

“Intinya berdasarkan hasil pemeriksaan berkas oleh Mahkamah Konstitusi, permohonan Pemohon yang dimaksud telah lengkap sesuai dengan pasal 12 ayat (1) PMK 5/2017 atau pasal 13 ayat (1) PMK 6/2017, makanya dengan lengkapnya hal tersebut, Panitera MK menerbitkan akta permohonan lengkap (APL),” tegas Irawadi.

Jadi imbuhnya, dengan terbitnya APL ini maka secara langsung perkara ini telah teregistrasi dalam Buku Register Perkara Konstitusi (BRPK).  (064)

Diberitakan Nyaleg. ZA: Perjuangan Belum Usai, Saya Fokus dengan Gugatan di MK dan Panwaslu


KERINCI - Calon Bupati Kerinci Zainal Abidin, membantah adanya pemberitaan yang menyebutkan dirinya tengah mempersiapkan diri untuk maju sebagai Calon Legislatif.

Dirinya menyesalkan adanya pemberitaan tersebut tanpa konfirmasi secara langsung kepada dirinya.

Diakui Zainal Abidin, saat ini dirinya sangat fokus dengan gugatan yang telah diajukannya ke Mahkamah Konstitusi beberapa hari yang lalu.

"Saya saat ini fokus dengan gugatan di MK, juga terus memantau laporan di Panwaslu," tukasnya.

Melalui telepon selulernya, Zainal Abidin menegaskan saat ini belum terpikir sama sekali untuk mengikuti proses pencalegan.

Zainal tak membantah, banyak parpol yang menawarkan untuk ikut nyaleg menggunakan perahu parpol seperti Gerindra, Golkar, PKB, PSI, dan PPP.

"Perjuangan belum berakhir, jangan cepat ambil kesimpulan, kita saat ini fokus di MK dan memantau laporan di Panwaslu, jadi tidak ada kita siap-siap mau nyaleg saat ini, itu tidak benar," pungkasnya. (064)

Tak Masalah Selisih Lebih 2 Persen. Ini Kata Kuasa Hukum ZA


KERINCI – Kuasa hukum pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kerinci Zainal Abidin dan Arsal Apri, Irawadi Uska, S.H., M.H, memastikan pendaftaran Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kerinci Tahun 2018 telah selesai dilakukan pihaknya.

Dijelaskan Irawadi, pihaknya terlebih dahulu telah mendaftarkan perkaranya secara online dan kemudian baru pagi tadi,Rabu (11/07) pihaknya menyerahkan berkas secara fisik ke Mahkamah Konstitusi RI.

Saat ini sebutnya, semua berkas telah diserahkan, bahkan ada beberapa perbaikan yang dilakukan juga sudah diselesaikan oleh tim advokasi Zainal Arsal yang dipimpinnya.

“Semuanya sudah selesai, kita sudah serahkan semua berkas kepada pihak MK, mulai dari Permohonan, daftar alat dan dokumen bukti, surat kuasa, dan lain-lain, saat ini kita sudah mengatongi akta pengajuan permohonan pemohon dan daftar kelengkapan permohonan pemohon dari MK,” tegasnya.

Lantas apa saja yang menjadi pokok permohonan? Irawadi menjelaskan bahwa pihaknya menyampaikan bahwa pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kerinci periode 2019-2024 diwarnai dengan pelanggaran-pelanggaran dalam proses penyelenggaraan baik yang dilakukan oleh Termohon maupun oleh tim kampanye relawan dan unsur pemerintahan itu sendiri, sehingga membuat pelanggaran serius yang bersifat terstruktur, sistematis dan massif secara signifikan langsung mempengaruhi hasil perolehan suara.

Dirinya menegaskan, dalam pokok perkaranya, keterlibatan pejabat ASN, Kepala Desa, Money Politik, DPT dan kecurangan lainnya sudah disampaikan dalam permohonan yang diajukan kepada Mahkamah Konstitusi.

Terkait dengan selisih suara yang lebih dari 2 persen, Irawadi menyebut walaupun selisih suara lebih dari 2 persen antara perolehan suara Pemohon dengan pasangan calon peraih suara terbanyak, akan tetapi Mahkamah tidaklah membiarkan dirinya dipasung oleh keadilan prosedural semata, melainkan juga keadilan secara substantif, sebagaimana telah menjadi yurisprudensi dalam berbagai putusan Mahkamah.

Berangkat dari situlah kata Irawadi, pihaknya meminta agar Mahkamah Konstitusi untuk menjatuhkan putusan yang menyatakan tidak sah dan batal demi hukum penetapan KPU Nomor 107/HK.03.1-Kpt/1501/KPU-Kab/VII/2018 tentang penetapan rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kerinci tahun 2018 tertanggal 05 Juli 2018, kemudian mendiskualifikasi pasangan Calon Nomor Urut 2 (dua) atas nama Dr. H. Adirozal, M.Si dan Ir. H. Ami Taher  sebagai peraih suara terbanyak dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Kerinci periode 2019-2024.

“Juga dalam petitum, kita memohon agar MK memerintahkan kepada Termohon (KPU) untuk menerbitkan surat keputusan yang menetapkan pasangan calon nomor urut 3 Zainal Abidin da Arsal Apri sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Kerinci terpilih dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Kerinci periode 2019-2024,” pungkasnya. (064)

Zainal - Arsal Gugat Hasil Pilkada ke MK


KERINCI-Pasangan calon bupati dan Wakil Bupati Kerinci, Zainal Abidin-Arsal, menyatakan positif mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), terkait hasil Pilkada Kerinci.

Hal ini disampaikan langsung Cawabup, Arsal saat dihubungi wartawan,  Minggu (8/7). Arsal mengaku, pendaftaran gugatan secara online sudah dilakukan dan berkas gugatan juga sudah dikirim.

“Secara online sudah malam tadi jam 9 (21.00 Wib) didaftarkan. Untuk berkasnya, tadi pagi (hari ini) dikirim ke pusat,” ungkapnya.

Arsal mengatakan ada beberapa poin gugatan yang diajukan ke MK. Meski tak menyebutkan satu persatu-satu, namun diantaranya adalah keterlibatan PNS dan Kades.

"Diantaranya dugaan keterlibatan PNS, Kades, dan yang memilih dua kali, dan banyak lagi yang lain,” terangnya.

Sementara itu Ketua Tim Pemenangan Adi Rozal-Ami Taher yang memperoleh suara terbanyak, Yuldi Herman dimintai tanggapannya terkait gugatan ZA-Arsal ke MK, menanggapinya secara dingin.

Ia mengatakan, pihaknya menghormati langkah apa yang diambil oleh paslon nomor urut 3. Jika memang mengajukan gugatan ke MK, pihaknya tetap menghormatinya.

"Sah-sah saja, kita menghormati proses demokrasi, semuanya sudah diatur dalam UU dan aturan lainnya, kita ikuti saja,” terangnya.

Sebelumnya Ketua KPU Kerinci, Afdhal juga mengatakan siap menghadapi jika ada paslon yang mengajukan gugatan ke MK. Sebab akunya, hal itu ada hak setiap pasangan calon.

“Itukan hak setiap pasangan calon, dan kita siap untuk itu,” ucapnya.

Untuk diketahui, pada Pilkada Kerinci 27 Juni 2018 lalu, berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi KPU Kerinci, Paslon nomor urut 2 Adirozal-Ami Taher, memperoleh suara terbanyak, yakni 55.597 suara atau 37,5 persen, sedangkan perolehan suara terbanyak kedua Paslon ZA-Arsal memperoleh 49.992 suara atau 33,7 persen, dan paslon Monadi-Edison mendapat 42.683 suara atau 28,8 persen.(064)

Panwaslu Telusuri Laporan Dugaan Politik Uang Paslon Adi - Ami yang Melibatkan ASN


KERINCI - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kerinci mulai meproses laporan dugaan pelanggaran dan kecurangan Pilkada Kerinci yang dilaporkan oleh paslon Bupati dan Wakil Bupati Kerinci, Zainal Abidin - Arsal Apri.

Salah satu laporan yang telah diproses oleh Panwaslu yakni laporan dugaan politik uang yang dilakukan oleh paslon nomor urut 2 Adirozal - Ami Taher di Kecamatan Bukit Kerman.

Saat ini, Panwaslu Kerinci sudah memanggil pihak pelapor, terlapor dan para saksi untuk dimintai keterangannya.

"Kita sudah memanggil pelapor, terlapor dan saksi untuk dikakukan klarifikasi. Hari ini juga sudah dimintai keterangan tambahan," ujar Ketua Panwaslu Kerinci, Fatrizal, saat ditemui awak media di kantornya, Jumat (6/7) sore.

Setelah klarifikasi dilakukan, kata dia, Jumat malam ini pihaknya akan membuat kajian terkait perkara ini. "Jika cepat selesai, mudah-mudahan besok bisa kita plenokan," ujarnya.

Informasi yang dihimpun media ini, yang telah diperiksa oleh Panwaslu sebagai Terlapor adalah Korcam paslon Adi-Ami inisial DA.

Dari sumber yang dapat dipercaya, dugaan money politik ini melibatkan pejabat ASN di lingkup Pemkab Kerinci.

"Tanggal 21 ada pertemuan, kemudian di tanggal 25 juga ada pertemuan, Korcam tersebut dipanggil, uang tersebut digunakan untuk aksi money politik di dua desa di wilayah Bukit Kerman, ini melibatkan pejabat ASN," kata sumber media ini.

Sementara itu, sekretaris tim kampanye Zainal Arsal membenarkan hal tersebut.

Menurutnya, pihaknya telah melaporkan hal tersebut langsung dengan alat bukti.

"Korcam Adi-Ami Bukit Kerman sebagai terlapor, SK tim nya ditandatangani langsung oleh Paslon, uang yang diduga money politik itu jumlahnya Rp 25 Juta untuk Dua Desa, pokoknya sudah lengkap buktinya kita serahkan ke Panwaslu untuk diproses," pungkasnya. (064)

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net