Headlines News :

41 Desa di Kerinci Gelar Pilkades, Ini Desa yang Rawan Konflik

MerdekaPost | Sabtu, 22 Oktober 2016

41 Desa di Kerinci Gelar Pilkades, Ini Desa yang Rawan Konflik
Kerinci – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di 41 desa akan dilaksanakan 19 November 2016. Sejumlah persiapan mulai dilakukan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Kerinci, salah satunya meminimalisasir kecurangan dan kericuhan.
Hal ini disampaikan dalam rapat pemantapan Pilkades yang berlangsung di ruang Utama kantor Bupati Kerinci, Bahkan, dalam rapat tersebut, desa Tangkil, Kecamatan Gunung Tujuh disebut termasuk desa rawan terjadinya konflik.

Bupati Kerinci H. Adirozal, menyampaikan, agar pelaksanaan Pilkades Serentak mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Kita harapkan Pilkades 19 November mendatang bisa berjalan dengan baik, karena ini menjadi contoh pilkades Serentak pertama di Kabupaten Kerinci,” katanya.

Bupati meminta agar masyarakat maupun calon Kepala Desa mengikuti proses Pilkades dengan baik. Tanpa ada persilihan antara satu dengan yang lainnya dalam sebuah desa. Karena Pilkades serentak ini merupakan yang pertama bagi masyarakat Kerinci.

“Kita harap berjalan lancar, untuk itu perlu menjaga ketenteraman bersama. diharapkan terjalin koordinasi yang baik antara panitia, pengawas, dan pihak terkait,” ungkapnya

Camat Gunung Tujuh, Asmara, yang juga ikut dalam rapat tersebut mengatakan, di kecamatan Gunung Tujuh ada Tiga desa yang akan mengikuti Pilkades serentak tahun 2016 diantaranya, Desa Bengkolan Dua, Tangkil dan Jernih Jaya.

“kita sudah melaksanakan pemantapan persiapan dengan Bupati dan SKPD lainya diruang utama kantor Bupati Kerinci, dalam pertemuan itu pak Bupati mengajak masyarakat untuk mengikuti Pilkades sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya.

Selain itu, dalam pelaksanaan Pilkades serentak ini, desa tangkil kecamatan Gunung Tujuh, masuk rawan keributan dan kericuhan. Sebab sebelumnya desa Tangkil sempat ricuh dalam memberhetikan Kades.

“Tangkil disampaikan dalam rapat tadi (kemarin) untuk antisipasi gesekan yang berdampak terhadap kericuhan, tapi kita sudah turun ke masyarakat sosialisasi Pilkades, mudah-mudahan tidak kericuhan nantinya,”ujarnya.

Dia menyebut, untuk saat ini proses tahapan di tingkat desa mulai berlaksanakan. Saat ini dalam proses persiapan untuk pendaftaran. “Panitia Pilkades telah dibentuk oleh BPD, kalau kita hanya sebagai pengawasan,” pungkasnya. (adz)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net