Headlines News :

Tiga Pimpinan Parpol di Tebo Ngumpul di Terminal Rimbo Bujang, Ada Apa?

MerdekaPost | Selasa, 26 April 2016

Tiga Pimpinan Parpol di Tebo Ngumpul di Terminal Rimbo Bujang, Ada Apa?
Foto : Pertemuan tiga pimpinan parpol di Tebo, Sugiyono (PKB), Wartono Triyan Kusumo (PDIP) dan Syamsurizal (Demokrat).

MUARATEBO - Dominasi Partai Golongan Karya (GOLKAR) di Kabupaten Tebo dalam pemilihan legislatif tahun 2014 lalu membuat kewalahan gerak langkah partai lain dalam bursa pemilihan kepala daerah yang akan digelar 2017 mendatang.

Pasalnya, partai berlambang pohon beringin ini dengan kekuatan 11 kursi di DPRD Tebo mampu mendongkrak dan mengusung calonnya sendiri. Sementara partai lain, harus berkoalisi sebelum dapat maju bertarung melawan Rivalnya.

Golkar juga dipastikan bakal kembali mengusung Sukandar yang memastikan dirinya akan kembali maju pada Pilkada Tebo 2017 mendatang. Selain sebagai kader partai murni, Ketua Dewan Penasehat (Wanhat) Partai Golkar,  Sukandar merupakan calon incumbent dengan rekam jejak yang tak bisa dianggap enteng Rivalnya.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai berlambang Kepala Banteng moncong putih ini kendati menjadi partai pemenang dalam pemilihan legislatif di tingkat nasional, namun di Tebo partai ini hanya mampu mendongkrak perolehan 6 kursi di Legislatif.

Untuk dapat maju dalam pemilihan calon Bupati Tebo nantinya, partai ini harus berkoalisi dengan partai lain sehingga memiliki kursi yang cukup, minimal 20 persen kursi dari jumlah kursi di DPRD Tebo.

PDIP Tebo sendiri belakangan ini tampak akrab dan sinergi dengan Partai Demokrat. Dua partai yang layak diperhitungkan ini, santer dikabarkan dan ramai mencuat menjadi pembicaraan Publik dari mulai kalangan awam sampai ke Intelektual akan berkoalisi dengan menyandingkan dua  dedengkot Partai tersebut, yakni Wartono Triyan Kusumo (Mas Tono)  yang notabene Ketua DPC PDIP dan Syamsurizal (Iday) juga kapasitasnya ketua DPC Demokrat.

Bergabungnya dua partai ini juga mencukupi untuk mencalonkan diri, sebab Demokrat memiliki 5 kursi di Parlemen. Kemesraan pasangan ini akhir-akhir ini tak dapat ditutup-tutupi lagi. Baru-baru ini keduanya kedapatan sedang berkumpul dengan dedengkotnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Tebo, Sugiyono di Warung Kopi Terminal Rimbo Bujang.

Kendati hanya pertemuan kecil dan tidak formil, namun mereka tidak bisa menutupi obrolan dan komunikasi seputar Politik Jelang Pilkada Tebo mendatang. ”Tidak menutup kemungkinan bisa saja akan berkoalisi, jika pandangannya sejalan untuk memajukan Tebo,” jelas Sugiyono kepada awak media.

Lanjut Sugiyono, menurutnya PKB sendiiri sampai saat ini belum memiliki dan belum menentukan pilihan bakal calon (balon)yang akan didukung. Dari kader PKB sendiri, Eka Marlina, yang tak lain adalah putri dari mantan Bupati Tebo Madjid Mu’az, menurut Sugiyono sampai sekarang belum ada menjalin komunikasi politik.

"Baru satu orang (Hamdi-red) yang menjalin komunikasi,” imbuh Sugiyono.

Kendati hanya memiliki 1 kursi di DPRD Tebo, menurut Sugiyono PKB intens selalu melihat dinamika politik di Tebo. Sebab partai bentukan Abdurahman Wahid ini, identik memiliki pengikut yang loyal dan panatik dari kalangan ulama di Kabupaten Tebo. Dan itu sangat dominan membantu memenangkan calon yang bakal diusungnya nanti.

Terkait duet Wartono-Syamsurizal yang sudah mencuat di kalangan masyarakat (publik), menurut Sugiyono, keduanya adalah figur yang bagus dan serasi, berpengalaman dan punya SDM mumpuni. Namun demikian, PKB memiliki langkah  prosedur dan mekanisme partai untuk menentukan arah dan sikap dukungannya.

Dalam waktu dekat PKB akan membuka penjaringan dan pendaftaran Balonbup. Untuk saat ini, pengurus sudah melakukan konsolidasi dengan seluruh kader dan pengurus partai dari seluruh desa di Kabupaten Tebo.

“Pengalaman mereka berdua (Wartono-Syamsurizal_red) mampu menyaingi balon lain dan incumbent,” katanya.

Wartono sendiri dalam kesempatan tersebut juga mengatakan pertemuan tersebut baru tahap penjajakan dan sharing. Namun dia mengisyaratkan jika mereka ingin merebut kekuasaan Tebo dan melakukan perubahan.

“Tebo butuh perubahan,” tandas Wartono, yang diamini Syamsurizal. (pri/ald)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net