Headlines News :

MUI Tebo Minta Instansi Terkait Segera Tutup Warem di Rimbo Bujang

MerdekaPost | Minggu, 10 April 2016

MUI Tebo Minta Instansi Terkait Segera Tutup Warem di Rimbo Bujang
Para pemilik Kafe di Kelurahan Wirotho Agung saat dipanggil Pihak Kelurahan beberapa waktu lalu 



"Kyai A. Karim : Tutup Saja Tempat Prostitusi Itu Sebelum Membesar."
 
MUARATEBO - Belakangan ini, keberadaan Warung remang - remang (Warem_red) untuk lokalisasi atau tempat prostitusi di wilayah Kecamatan Rimbo Bujang, sering menimbulkan keributan yang mengakibatkan terganggunya Kamtibmas dan meresahkan masyarakat.

Seperti, keberadaan Kafe (Warem-red) dibelakang Pujasera atau belakang masjid At Taqwa Kelurahan Wirotho Agung baru- baru ini, memicu timbulnya keributan sesama pengunjung Kafe dan diperparah lagi terjadinya insiden penembakan oleh orang tak dikenal yang menjadi korbannya adalah Sarohman warga Desa Pematang Sapat, yang TKPnya tak jauh dari Warem tersebut dan sampai berita ini diturunkan Kasus Penembakan ini belum terungkap oleh pihak yang berwajib.

Terkait terjadinya keributan di Kafe dan Insiden penembakan diseputar Kafe belakang pujasera, menuai reaksi keras masyarakat Jalan Imam Bonjol Wirotho Agung, minta pengusaha kafe menutup total Kafe yang ada di belakang Pujasera.

Reaksi juga datang dari DPRD Kabupaten Tebo, pihaknnya mendesak Pemkab Tebo (Satpol PP. - red) segera menutup Kafe di Rimbo Bujang. Bukan hanya itu, Pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tebo dan sejumlah Pimpinan Ponpes juga angkat bicara untuk mentup Kafe di Rimbo Bujang.

”Kalau sudah menimbulkan masalah, gangguan kamtibmas tidak terkendali dan menimbulkan keresahan dimasyarakat, ya ditutup saja kafe itu. Kita minta Instansi yang berwenang supaya bertindak tegas menutup Kafe tersebut, karena sudah meresahkan masyarakat,” ungkap Ketua MUI Tebo KH Rifa'i Ahmad, Sabtu (9/4) kemarin.

Hal senada disampaikan oleh pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Pergunu Kecamatan Rimbo Bujang KH A. Karim, pihaknya tidak banyak komentar terkait Warem di Rimbo Bujang.

"Kalau memang keberadaan Kafe di Rimbo Bujang sudah meresahkan masyarakat, ya ditutup sajalah sebelum dunia Kafe membesar dan susah menutupnya di kemudian hari," pungkas KH A.Karim, dengan nada tegas. (pri/Teboonline)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net