Headlines News :

Van Gaal Dinilai Harus Mundur dari MU

MerdekaPost | Senin, 22 Februari 2016

Van Gaal Dinilai Harus Mundur dari MU
Amsterdam - Arnold Muhren, mantan pemain Manchester United asal Belanda, menilai Louis van Gaal harusnya mengajukan pengunduran diri dari posisinya di Old Trafford saat ini.

Van Gaal sedang berada dalam tekanan besar menyusul kekalahan 1-2 yang dialami timnya ketika menghadapi Midtjylland di leg I partai babak 32 besar Liga Europa.

Itu merupakan kekalahan nomor 11 di seluruh kompetisi musim ini buat MU yang di papan klasemen Premier League juga masih terpaut enam angka dari empat besar.

Muhren, yang membela The Red Devils periode 1982–1985, ditanya apakah ia merasa Van Gaal harusnya mengundurkan diri saja. "Ya (ia harusnya mundur)... tapi ia sudah bilang tidak ingin melakukan itu. Saya pikir ia melihat kemungkinan tersebut sebagai sebuah kekalahan besar," ucap Muhren kepada Omnisport yang dikutip Soccerway.

"Mereka sudah membiarkannya membelanjakan banyak uang. Orang-orang juga tak boleh melupakan bahwa ia juga sudah menjual sejumlah pemain. Tapi terlepas dari hal itu... sebuah klub seperti United harusnya senantiasa mengejar trofi-trofi. Musim ini ada sejumlah momen ketika mereka tak main bagus dan hasilnya pun buruk. Jika Anda tak main bagus tapi bisa menang, orang-orang akan berpikir, 'Oke setidaknya dapat tiga angka'. Tapi mereka tidak bagus."

"Timnya juga tak stabil. Ada sedemikian banyak perubahan sepanjang musim," bebernya.

Menurut Muhren, Van Gaal merupakan peracik taktik jempolan. Tapi klub seperti MU tidak bisa berlama-lama tanpa gelar juara atau secara aktif bersaing dalam perebutan titel bergengsi.

"Manchester United sedemikian besar. Klubnya tenar di seluruh dunia jadi mereka harus selalu memburu trofi-trofi. Saya pikir Louis van Gaal merupakan seorang manajer luar biasa. Saya pikir semua orang tahu itu," katanya.

"Tapi jika Anda teken kontrak tiga tahun seperti Van Gaal lalu bilang, 'Oke kita lihat apa yang terjadi di tahun pertama, tahun kedua harus di empat besar, dan tahun ketiga baru membidik juara...' Anda tak punya waktu sebanyak itu di klub seperti Manchester United."

"Jika Anda setuju ke klub itu Anda tak bisa mengatakan baru bisa juara setelah beberapa tahun. Anda harus segera unjuk hasil," ujar Muhren.

Muhren juga menyebut bahwa pekerjaan Van Gaal di Old Trafford jadi kian sulit akibat pemberitaan dari media-media Inggris. "Ia selalu sukses di mana saja tapi sekarang... pers Inggris merumitkan pekerjaannya. Para jurnalis terus menunggu United membuat kesalahan sehingga mereka bisa menulis hal-hal negatif soal Louis. Saya dapat kesan bahwa sudah ada pertempuran panjang antara Louis dengan pers. Ketika saya membaca surat kabar Inggris, saya bergumam sendiri, 'Ya Tuhan, apa yang sedang terjadi di sana?"



(pam/detik.com)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net