Headlines News :

Dibuka! Program Residensi untuk Penulis ASEAN, Timor Leste, dan Jepang

MerdekaPost | Minggu, 28 Februari 2016

Dibuka! Program Residensi untuk Penulis ASEAN, Timor Leste, dan Jepang
ASEAN Literary Festival

Jakarta - ASEAN Literary Festival yang mengusung 'The Story of Now' akan berlangsung pada 5-8 Mei mendatang. Namun, festival empat hari tersebut akan diawali dengan program residensi bagi penulis dari negara-negara ASEAN, Timor Leste, dan Jepang selama 10 hari di sebuah kampung di Jakarta Selatan, dimulai pada 29 April 2016.

Dengan dukungan penuh Japan Foundation, program residensi yang juga akan menjadi kegiatan tahunan ini bertujuan untuk merekatkan hubungan dan membuka pertukaran ide serta pengetahuan antar penulis di negara-negara ASEAN dan negara sahabat.

Direktur ASEAN Literary Festival, Abdul Khalik mengatakan program residensi yang dirancang dalam bentuk tinggal bersama dengan masyarakat di Kampung Muara, Jakarta sekaligus memberi kesempatan penulis untuk melihat dan mengalami langsung kehidupan masyarakat di salah satu negara ASEAN.

"ASEAN Literary Festival percaya dengan berinteraksi langsung bersama masyarakat, penulis bisa menghasilkan karya-karya yang relevan dengan masalah yang ada dalam masyarakat kita dalam semangat kemanusiaan," katanya dalam keterangan pers, Jumat (26/2/2016).

Lokasi Kampung Muara yang dimaksud di dalam residensi adalah sebuah kampung yang ada di Jakarta Selatan. Kampung tersebut mayoritas penduduknya adalah suku asli ibukota yakni Betawi. Terletak di pinggir Sungai Ciliwung, program ini punya tujuan tertentu. Selain mendekatkan penulis dan masyarakat, residensi ini juga menghadirkan kesadaran untuk melestarikan ligkungan, baik dalam lingkungan atau kehidupan sehari-hari.

Nantinya, di program ini para peserta akan mengasah kemampuan menulis melalui diskusi, workshop, dan interaksi sosial. Serta ada program mengenal Jakarta, mengunjungi sekolah-sekolah negeri di Jakarta, dan berbagai kegiatan lain terkait pertukaran kebudayaan.

Program residensi ASEAN Literary Festival ini terbuka untuk penulis dari sepuluh negara ASEAN, Timor Leste, dan Jepang, yang berusia dari 18-40 tahun. Untuk melamar program ini, calon peserta hanya cukup mengirimkan karya baik yang sudah dipublikasikan ataupun yang belum dipublikasikan ke sekretariat ASEAN Literary Festival. Informasi selengkapnya di Twitter @aseanlitfest.

(pam/Detik.com)


Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net