Headlines News :

Warga Lempur Pertanyakan Ada Apa Dibalik Keluar-Masuknya Pipa Geothermal ?

MerdekaPost | Kamis, 03 September 2015

Warga Lempur Pertanyakan Pipa Geothermal ?
Truk yang membawa pipa-pipa PT Pertamina Geothermal di Lempur Kecamatan Gunung Raya yang keluar masuk
lokasi proyek, disinyalir ada kegiatan lain yang masih rahasia dan dirurup-tutupi. (ihs/fb)
Kerinci - Ikhsan Daraktuni, salah seorang warga Lempur melalui akun Medsosnya mempertanyakan tentang pipa-pipa yang keluar masuk Lempur yang dibawa truk-truk milik PT Pertamina Geothermal.

Adapun isi pertanyaan yang diajukan Ikhsan via surat online tersebut adalah sebagai berikut :

Assalamualaikum Wbr, Pertamina Geothermal Kerinci, saya adalah warga Lempur, ingin bertanya kepada Direktur Pertamina Geothermal, saya sering memantau pipa-pipa yang datang ke Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, Propinsi Jambi. saya ingin bertanya :

1. Pipa-pipa yang anda bawa dalam jumlah beberapa truk ke Lempur memuat belasan pipa dalam 1 truk. sementara membawa kembali beberapa pipa ke Pertamina Geothermal ke luar Lempur, dengan kata lain ke Jawa. Anehnya pipa-pipa yang anda bawa dalam kembali dalam 1 truk berisi kurang dari 10 pipa tetapi beratnya pipa yang dibawa melebihi berat dari belasan pipa yang anda bawa masuk ke Lempur tempat Proyek Geothermal

2. Saya ingin bertanya selaku rakyat, apa yang anda bawa ? ini bukan sekali dua kali. selama PGE menapakkan kaki di Lempur selama itu pula kejadian ini...silahkan tanya kepada warga yang ditempuhi jalur truk-truk tersebut.

3. Saya sudah lama mengetahui ini...baru ini bisa membuktikannya dengan pipa yang tertutup dengan tutupnya bisa dibuka, lihat penutup yang warna hijau muda tersebut.

4. Saya dulu, atas nama LSM-JAMTOSC pernah melaporkan ini ke institusi hukum, dan tidak ada sesuatu hal yang bisa membuat pembuktian itu. sebab itu, dengan kasus lainnya ini, saya ingin membuka ini semua agar dunia tahu... agar sarjana-sarjana di Lempur tahu... bahkan sarjana-sarjana yang sudah dilantik secara adat agar mereka tahu ada apa sebenarnya. kita tidak mengekang pembangunan, justru kita mencintai pembangunan. pembangunan yang baik dengan menjalankan norma hukum, aturan dan kemasyarakatan. Ikhsan Muchlisien bin Daraqthuni. Tidak ada gelar adat saya, gelar yang saya cintai adalah gelar dari Allah SWT. Amien. Insya Allah.

Apakah ada sesuatu dibalik ini semua, sebab menurut keterangan dan informasi yang berkembang selama ini, bahwa dibalik pengerjaan mega proyek milik Pertaminan Geothermal di Lempur ini, disinyalir ada kegiatan lain yang masih diselimuti rahasia.

(her/facebook)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net