Headlines News :

Kisruh, PKB Kerinci didesak Laksanakan Muscablub

MerdekaPost | Selasa, 01 September 2015

Kisruh, PKB Kerinci didesak Laksanakan Muscablub
KERINCI – Desakan agar segera dilaksanakan Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) terhadap Kepengusurusan DPC PKB Kabupaten Kerinci kian menguat.

Kali ini beberapa PAC (Pimpinan Anak Cabang) dan Pengurus Tanfidz DPC PKB Kabupaten Kerinci kembali menyuarakannya dan mendesak Pengurus DPW untuk segera mengambil tindakan tegas.

Seperti dikatakan oleh M. Nosen selaku Ketua PAC Siulak Mukai, Banyak sekali masalah yang terjadi di Kepengurusan DPC PKB sejak di SK-kan oleh DPP pada Maret 2013 yang lalu.

 Dikatakannya,“banyak sekali masalah yang terjadi, Sejak Muscab dan sejak DPP menerbitkan SK Kepengurusan DPC PKB Kerinci pada maret 2013 yang lalu (2 tahun lebih), hingga saat ini tidak pernah dilaksanakan rapat kepengurusan, kemudian kami menilai ketua DPC dalam mengambil langkah semaunya saja”

Kemudian, lanjut Nosen, Saat ini PKB Kerinci seperti ayam kehilangan induk, Ketua DPC sudah pindah domisili dan menetap di Jambi, karena terpilih sebagai Anggota DPRD Provinsi Jambi, kemudian, Ketua Dewan Syuro sudah mengundurkan diri lebih kurang satu setengah tahun yang lalu, dikarenakan dipercaya sebagai Kepala Bazda Kabupaten Kerinci, dan terakhir Wakil Ketua Dewan Syuro sekitar dua bulan yang lalu sudah meninggal dunia, hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap berjalannya roda organisasi, ditambah lagi dengan tidak adanya Kantor atau sekretariat yang jelas”. Ungkap Nosen.

Sementara itu, Hudaya Fernando, SH, Bendahara Umum DPC PKB Kerinci yang juga merupakan Pengurus PAC Kecamatan Gunung Raya menyebutkan hal senada, Sejak dilaksanakannya Muscab, kemudian Pengurus Di SK-kan oleh DPP hingga saat ini tidak ada kejelasan, baik dalam hal program kerja, kegiatan maupun tranfaransi dalam hal keuangan.

Dikatakannya, “DPC PKB Kerinci semakain tidak jelas arahnya, Saya selaku Bendahara tidak tau menau lagi mengenai masalah keuangan partai, saya sudah tidak dilibatkan lagi, dan semuanya diatur oleh ketua tanpa ada pertanggung jawaban”. Ungkap Hudaya.

Kemudian salah seorang Wakil Ketua DPC PKB Kerinci, Ja’afar juga menyebutkan kondisi yang sama, internal DPC PKB sedang mengalami masalah serius.

“Sebenarnya kondisi  ini sudah lama terjadi akan tetapi belum ada tindakan serius dari DPW untuk menyelesaikan konflik yang terjadi, sebelum ini juga sudah kita laporkan ke DPW bahkan sudah ada Mosi Tidak percaya dari Pengurus DPC dan PAC terhadap Ketua, suratnya sudah kita sampaikan ke DPW bahkan tembusannya sudah di DPP PKB di Jakarta, namun, sampai saat ini belum ada tindak lanjut”. Ungkap Jaafar.

“Sebagai Pengurus kami berharap DPW segera mengambil tindakan, sebab, jika dibiarkan berlarut-larut maka akan semakin memperparah keadaan, dan PKB Kerinci berada dalam kondisi hidup segan mati tak mau”. Pungkasnya. (pri)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net