Headlines News :

Obama Gelar Buka Puasa Bersama di Gedung Putih

MerdekaPost | Kamis, 25 Juni 2015

Obama Gelar Buka Puasa Bersama di Gedung Putih
Obama Gelar Buka Puasa Bersama di Gedung Putih Dalam tradisi tahunan
buka puasa di Gedung Putih kali ini, Obama menyerukan persatuan
tanpa memandang agama dan etnis. (Reuters/Larry Downing)
Washington, D.C - Presiden Amerika Serikat Barack Obama kembali menggelar acara buka puasa bersama di Gedung Putih. Dalam pesannya tahun ini, Obama menyerukan persatuan tanpa memandang agama.

Seperti diberitakan ABC News, acara iftar digelar jelang malam pada Senin (22/6) di sayap timur Gedung Putih. Dalam acara itu, diundang 150 tokoh Muslim Amerika Serikat, diplomat dan anggota Kongres.

Dalam pidatonya jelang santap berbuka, Obama mengatakan bahwa rakyat Amerika harus bersatu menolak kekerasan terhadap penganut agama atau etnis tertentu.

"Kita harus tekankan bahwa apa pun keyakinan kita, kita semua satu keluarga," kata Obama.

Obama menyebutkan nama beberapa tamu undangan istimewa, salah satunya Samantha Elauf, Muslimah yang menyeret perusahaan fesyen besar Abercrombie & Fitch ke Pengadilan Tinggi AS tahun 2008 karena menolaknya bekerja karena berjilbab.

Elauf berusia 18 saat dia ditolak untuk lowongan pramuniaga di toko Abercrombie Kids di Tulsa, Oklahoma. Pengadilan tinggi memenangkan kasusnya awal bulan ini.

"Dia bertekad mempertahankan haknya untuk mengenakan hijab--untuk mendapatkan kesempatan yang sama seperti orang lain. Dia mengajukan gugatan ke Pengadilan Tinggi - yang tidak akan saya lakukan jika seusianya--dan dia menang," kata Obama.
Presiden AS Barack Obama menyalami Samantha Elauf dalam acara buka puasa bersama di Gedung Putih (Reuters/Kevin Lamarque) Obama juga menyampaikan keprihatiannya terhadap pembunuhan tiga mahasiswa Muslim Februari lalu di Chapel Hill, North Carolina, dan pembunuhan sembilan jemaat gereja di kota Charleston, South Caroline, pekan lalu.

"Sebagai warga Amerika, kami bersikeras tidak ada yang boleh diincar karena identitas mereka, tampang mereka, siapa yang mereka cintai, bagaimana mereka beribadah. Kami bersatu melawan tindak kebencian ini," tegas Obama.

Ini adalah acara buka puasa ketujuh yang diadakan Barack Obama di Gedung Putih. Tradisi tahunan ini dimulai oleh Hillary Clinton pada 1996 yang saat itu merupakan ibu negara.

Namun banyak yang mengatakan bahwa acara buka puasa di Gedung Putih pertama kali digagas oleh Presiden Thomas Jefferson 200 tahun lalu saat menyambut utusan dari Tunisia.

Selain buka puasa, tradisi tahunan lainnya di bulan suci adalah pidato presiden jelang Ramadan. Obama dalam pidatonya 17 Juni lalu mengatakan bahwa Ramadan merupakan bukti kekayaan dan keberagaman tradisi dalam Islam.

"Ramadan juga menjadi saat-saat spiritual untuk bercermin dan memperbarui rasa syukur dan kesadara akan anugerah Tuhan," ujar Obama. (CNN)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net