Headlines News :

Inilah Foto Pertama di Dunia yang Terlupakan Selama Lima Dekade

MerdekaPost | Selasa, 16 Juni 2015

Inilah Foto Pertama di Dunia yang Terlupakan selama lima dekade




Foto merupakan gambar yang dihasilkan dari media cahaya yang disebut kamera. Foto saat ini sudah menjadi benda yang sangat umum bagi masyarakat. Keberadaan foto menjadi sesuatu yang tidak asing lagi.

Foto memiliki arti penting untuk mendokumentasikan suatu kejadian atau peristiwa. Lebih dari itu, masyarakat modern saat ini bahkan menjadikan kegiatan berfoto sebagai suatu hobi. Tapi, tahukah kamu seperti apa foto pertama di dunia?

Window Di Le Gras adalah foto pertama yang ada di dunia. Foto ini diambil oleh seorang penemu fotografi berkebangsaan Prancis, Nicephore Niepce. Foto karya Nicephore diambil menggunakan kamera Obcura yang difokuskan pada delapan buah piring timah yang memiliki lapisan aspal Yudea.

Aspal sendiri memiliki sifat akan mengeras saat terkena sinar matahari dan beberapa bagian yang tidak kena cahaya matahari akan tetap berbentuk cair. Piring timah disinari matahari selama delapan jam.

Kemudian sinar matahari terpantul pada piringan yang mengakibatkan kedua gambar rumah yang menjadi obyek mendapatkan sinar pantulan. Proses penciptaan gambar dengan sinar matahari itu kemudian disebut dengan heliography.

Selama lebih dari lima dekade, karya Nicephore ini hampir terlupakan sampai pada tahun 1963 Harry Ransom membeli karya tersebut untuk koleksi di University of Texas di Austin.

Para peneliti menyakini bahwa aspal Yudea merupakan cara menemukan lapisan peka cahaya yang pertama. Kini karya Nicephore dinobatkan karya fotografi pertama dan Nicephore juga menjadi penemu teknik fotografi pertama. Bahkan foto itu telah dipamerkan di Museum Engelhorn Reeis di Mannheim, Jerman. )***

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net