Headlines News :

10 Tips Mengurangi Bounce Rate pada Website Anda

MerdekaPost | Kamis, 29 Agustus 2013

Merdekapost.com - Pasti menjengkelkan jika ada pengunjung yang membuka website Anda selama sedetik langsung ditutup. Apalagi kalau terjadi berulang-ulang. Website anda akan dapat nilai Bounce Rate yang tinggi, dan bisa saja sampai dikesampingkan mesin pencari. Namun anda tidak boleh menyalahkan pengunjung anda. Siapa tahu kalau memang di dalam website anda ada faktor yang mengganggu mereka. Nah, untuk menghindari hal ini, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut:
1. Perbarui konten website Anda.
Ada yang menemukan website anda dari mesin pencari (Google). Permasalahannya adalah bagaimana jika yang mereka temukan adalah artikel Anda 5 tahun yang lalu? Rupanya artikel tersebut adalah artikel yang memang paling banyak dicari oleh visitor website Anda. Maka, hal yang harus Anda lakukan adalah menelusuri artikel mana saja yang sekiranya sangat diminati oleh visitor website Anda, kemudian kembangkan isi dari artikel tersebut. Tambahkan dengan update pengetahuan teknologi / perkembangan informasi terkini terkait hal yang Anda bahas dalam artikel tersebut. Jadilah sebuah artikel terbaru untuk website anda.
2. Gunakan paragraf yang tidak terlalu panjang.
Hindari menulis artikel terlalu panjang namun tidak efisien. Selalu berusahalah untuk membuat pembahasan yang singkat namun jelas dan menarik visitor website Anda untuk ingin membaca artikel Anda selanjutnya.
3. Cari tahu presentase Bounce Rate anda sekarang.
Cari tahu berapa rata-rata bounce rate untuk situs sejenis (beda jenis standarnya beda-beda) dan terus update berapa bounce rate situs Anda. Dari sini kita bisa mengontrol bounce rate website kita yang sebenarnya. Jika sudah tahu, anda dapat mulai merancang strategi untuk menurunkan presentase bounce rate Anda. Daftarkan website anda di google.com/analytics.
4. Mainkan strategi keyword anda.
Tiap 3 atau 6 bulan sekali, cek keyword yang Anda gunakan untuk website Anda. Jika keyword yang Anda gunakan pada saat ini sudah tidak popular, cobalah mencari dan menggantinya dengan keyword yang lebih populer saat ini.
5. Buatlah home page semenarik mungkin.
Bukan dari sisi tampilan saja yang harus Anda buat menarik. Dari segi konten yang Anda sajikan, usahakan bisa acak. Jadi untuk konten/artikel yang lama, mungkin bisa Anda tampilkan juga. Untuk menambah warna pada website Anda.
6. Matikan autoplay.
Jangan memberi video, backsound ataupun gambar yang aneh. Yang justru mengganggu visitor website Anda. Coba Anda bayangkan, jika Anda sedang bekerja di kantor (dalam situasi yang kondusif) namun tiba-tiba website yang Anda buka muncul suara yang mengganggu. Menyebalkan bukan?
7. Akses Cepat.
Jangan menambahkan konten yang berlebihan, yang justru akan membuat akses ke website Anda menjadilelet/lemot. Karena hal ini akan membuat pengunjung website Anda merasa jenuh untuk menunggu website tereload sempurna. Akhirnya? Close Tab.
8. Pemilihan Warna.
Pemilihan warna untuk design website ternyata cukup mempengaruhi minat pengunjung untuk berlama-lama diwebsite Anda. Jadi, usahakan memilih warna yang tepat dan usahakan perbedaan antara satu warna dengan warna lainnya tidak terlalu mencolok. Semisal jangan pilih warna merah menyala yang dipadukan dengan hijau menyolok, atau warna lainnya yang sangat terlihat kontrasnya.
9. Hindari Pop Up atau Iklan Berlebihan.
Pop up atau iklan yang berlebihan bisa membuat pengunjung website Anda merasa risih. Karena kebutuhan utama yang mereka butuhkan adalah informasi.  
10. Buka Link Eksternal di Windows Baru.
Cara terbaik (dan termudah) untuk melakukan ini yakni dengan menambahkan target = “_blank” ke tag link <a>.

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net