Headlines News :

Tabrakan Maut Travel Bungo Permai vs Grand Livina

MerdekaPost | Senin, 15 Juli 2013


Grand Livina yang ringsek pasca tabrakan di Muara Tembesi
Sekretaris Dishut Tebo dan Putranya Meninggal Ditempat

MUARABULIAN - Sungguh malang nasib Ir. Hana Suhana (48) Sekretaris Dinas Kehutanan (Dishut) Kabupaten Tebo provinsi Jambi, dan anak laki-lakinya, Reva (12) harus meninggal di tempat akibat kecelakaan lalu-lintas, Jum’at (12/7) lalu sekitar pukul 13.30 WIB.

Kecelakaan yang terjadi di Tikungan Gereja, Paal IV RT 10, Kelurahan Kampung baru, Kecamatan Muara Tembesi, Batanghari, Jambi. Mobil Nissan Grand Livina abu-abu BH 1278 WK yang dikendarai Hana Suhana bertabrakan dengan bus PO Bungo Permai BH 7782 KU.

Menurut warga sekitar kejadian, Nissan Grand Livina datang dari arah Muara Tebo menuju Kota Jambi, sedangkan bus Bungo Permai datang dari arah sebaliknya. Dikabarkan, Hana saat itu ingin ke Jambi, menjemput isterinya yang baru pulang dari Jakarta di Bandara Sultan Thaha.

Saksi mata menyebutkan, ketika itu Grand Livina berusaha menyalip sebuah sepeda motor. Mobil itu mengambil jalan agak ke tengah. Sementara, pada waktu bersamaan muncul bus Bungo Permai dengan kecepatan cukup tinggi dan Adu kambing pun tak terelakkan.

Akibat kecelakaan itu, bus Bungo Permai yang dikemudikan oleh Joni (48) menyosor masuk ke parit, sedangkan Grand Livina yang mengalami rusak parah di bagian depannya melintang di tengah jalan. Terdengar teriakan para penumpang bus yang berhamburan keluar mobil.

Warga sekitar yang tidak mau namanya ditulis mengaku melihat penumpang bus yang berlarian dalam keadaan terpincang-pincang. Mereka ikut mengeluarkan Hana dan Riva dari dalam mobilnya. Bapak dan anak itu langsung dilarikan ke Puskesmas Muara Tembesi.

Tak lama berselang, suasana memilukan terjadi di ruang IGD Puskesmas yang sudah dipenuhi oleh sanak-saudara dan rekan sejawat Hana. Mereka datang langsung dari Muara Tebo dan dari kota jambi dan sepakat untuk tidak dulu memberitahu pada isteri korban tentang musibah tersebut.

Supir Bungo Permai, Joni, dilarikan ke rumah sakit di Kota Jambi, sedangkan enam orang penumpangnya belum bisa dikonfirmasi karena masih shock. Seorang penumpang, Ria (24), warga Kota Jambi, mengalami patah kaki kanan dan tubuhnya melepuh akibat tersiram air radiator. Kebetulan dalam perjalanan itu Ria duduk persis di samping supir.

Hingga berita ini diturunkan, Kasat Lantas Polres Batanghari, AKP M Gunawan, mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan beberapa saksi. Polisi belum bisa menyimpulkan penyebab adu kambing antara Nissan Grand Livina BH 1278 WK dan minibus PO Bungo Permai BH 7782 KU itu.

Menurut Kasat Lantas, supir Bungo Permai, Joni, dan penumpangnya belum bisa diminta keterangan karena masih dalam perawatan di RS Hamba Muara Bulian.

Sementara Hana dan putranya Reva, menurut informasi yang berhasil dihimpun dari pihak keluarganya, kedua korban lakalantas itu sudah dikebumikan di Tanah kelahirannya yaitu di Bandung.

“jenazah Om Hana dan putranya Reva sudah diberangkatkan pagi tadi ke Bandung dengan menggunakan pesawat Garuda pagi, dan sorenya baru dikebumikan dikampung halamannya”. Ungkap salah seorang keponakan korban kepada Koran ini Sabtu (13/07) malam. (ald)  


+ komentar + 1 komentar

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net