Headlines News :

Sulit Hamil Karena Siklus Haid Tidak Teratur. Cari Tau Penyebabnya!

MerdekaPost | Selasa, 14 Mei 2013

Merdekapost.com, Siklus haid tidak teratur bisa menyebabkan gangguan pada kesuburan dan mengakibatkan wanita sulit hamil. Bagi wanita yang menginginkan kehamilan cepat, harus mengetahui siklus haid dengan teliti. Perhatikan siklus haid setiap bulannya. 

Jika mengalami gejala dimana siklus haid anda tidak lancar segeralah lakukan tindakan antisipasi untuk mencegah terjadinya gangguan-gangguan pada organ intim anda. Siklus haid seorang wanita rata-rata terjadi sekitar 28 hari. Dan berlangsung selama 2 - 7 hari. Walaupun hal ini berlaku umum, tetapi tidak semua wanita memiliki siklus haid yang sama, kadang-kadang siklus terjadi setiap 21 hari hingga 45 hari.

Sebelumnya anda harus memahami siklus haid yang tidak teratur. Jangan sampai pemahanan tentang siklus haid anda kurang sehingga anda tidak mengenali gejala-gejala yang terjadi pada anda sendiri. Siklus menstruasi biasanya terjadi secara teratur. Lamanya perdarahan bisa bervariasi dari 2 sampai 7 hari dengan interval antara 2 siklus (waktu antara periode pertama dan periode berikutnya) sekitar 28 hari. (bisa bervariatif antara 20 - 45 hari) Hilangnya darah rata-rata adalah sekitar 60-100ml. Jadi, jika terjadi penyimpangan dari hal di atas bisa dianggap menstruasi anda abnormal, dan bisa mengakibatkan anda sulit hamil. Hal berikut merupakan penyebab terjadinya siklus haid tidak teratur.

1. Kehamilan
Alasan paling umum dari siklus haid tidak teratur dalam kelompok usia reproduksi yatu berhubungan dengan kehamilan. Jika siklus haid terlewati, tes kehamilan menjadi sebuah keharusan. Kadang-kadang kehamilan juga bisa terjadi pada pasien perimenopause. Sementara jika perdarahan melampaui batas waktu jadi tanda dari kehamilan ektopik.

2. Menopause
Siklus haid yang tidak teratur juga bisa terjadi pada usia premenopause atau masa dimana usia mendekati menopause. Beberapa perubahan dalam siklus ini biasanya dapat diterima dan tidak memerlukan pengobatan, sementara perdarahan yang berat memerlukan evaluasi lebih lanjut. Perdarahan setelah mencapai menopause adalah suatu yang tidak normal dan harus diselidiki.

3. Kontrasepsi hormonal
Kontrasepsi bisa mengakibatkan siklus haid tidak teratur. Penggunaan pil KB, suntik KB, maupun KB hormonal yang lain juga dapat menyebabkan perdarahan hanya sedikit atau bahkan mengakibatkan perdarahan erat. Pemberian suntikan untuk kontrasepsi pasca melahirkan juga dapat menyebabkan haid tidak teratur.

4. Berat badan
Berat badan terlalu gemuk maupun terlalu kurus berpengaruh signifikan terhadap siklus haid menjadi tidak teratur.Kenaikan berat badan atau penurunan berat badan dapat menunjukkan gangguan makan seperti anoreksia nervosa dan bulimia nervosa. Berat badan yang kurang juga bisa menyebabkan gangguan haid, karena pada wanita dengan berat badan yang kurang, lemak yang dibutuhkan untuk pembentukan hormon haid juga berkurang. Selain itu, berat bada tidak normal akan mengganggu kehamilan anda.

5. Stress dan aktifitas berlebihan
Stress emosional mengakibatkan siklus haid tidak teratur. Stress bisa diakibatkan banyak faktor, masalah pekerjaan maupun masalah rumah tangga. Aktivitas yang berlebih (Terlalu Capai) juga bisa menyebabkan gangguan kelenjar hipotalamus, yang nantinya juga mempengaruhi hormon menstruasi , yaitu mempengaruhi pelepasan LS dan FSH, yaitu hormon hipofisis yang memicu ovulasi

8.Gangguan Pada Organ Kandungan
adanya kelainan pada organ kandungan (misalnya Myoma Uteri, Polip) juga bisa memberikan keluhan perdarahan diluar haid biasanya. Gejala tersebut harus anda ketahui sebelum anda mengalami sulit hamil. Sehingga anda bisa langsung mengambil tindakan untuk mengantisipasi hal buruk yang terjadi pada anda.

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net