Headlines News :

Jika Nyaleg Lagi, 5 Anggota DPRD Tebo Wajib Mundur

MerdekaPost | Kamis, 04 April 2013

Partai Tidak Lolos Verifikasi, Nyaleg lewat Partai lain

Muara Tebo – Lima anggota DPRD Tebo yang partainya tidak lolos verifikasi untuk ikut Pemilu legislatif 2014 mendatang dipastikan harus mundur dari jabatannya sebagai anggota dewan jika ingin maju dari Partai lain. Hal ini berdasarkan Undang Undang Pemilu dan Peraturan KPU setiap anggota DPR/DPRD provinsi dan kabupaten kota, yang akan maju kembali dalam pemilu legislatif 2014 tetapi menggunakan partai politik yang berbeda diwajibkan mundur dari jabatannya sebagai anggota dewan.

Untuk Kabupaten Tebo Sendiri, lima anggota DPRD Tebo yang harus loncat partai tersebut yakni, Anami Akbar, Alek Iskandar, Ansori  dari PKPB, serta H Bambang Priyanto dan Dewi Apriyanti Elyuda dari Partai PBR.

Tiga anggota DPRD Tebo dari partai PKPB tersebut hampir dipastikan maju dengan menggunakan partai Gerinda, sedangkan dua anggota DPRD Tebo dari Partai PBR, H Bambang dan Dewi Apriyanti Elyuda dikabarkan bergabung ke Partai Demokrat. H Bambang sendiri pada 2014 mendatang akan maju sebagai caleg DPR RI.

Berdasarkan peraturan KPU seperti ditegaskan oleh Ketua KPUD Tebo, Subirman,SE, lima anggota dewan tersebut diwajibkan untuk mengundurkan diri dari posisinya sebagai anggota dewan dan pengunduran diri tersebut sudah harus dipastikan saat mereka mendaftarkan diri di KPU.

Lanjut Subirman, berdasarkan PKPU No 7 pasal 20 ayat 3 huruf I angka 2 yang menyatakan, anggota DPR yang mencalonkan diri lagi, tetapi menggunakan partai lain wajib mengundurkan diri sebelum didaftarkan ke KPU.

“Dalam PKPU No 7 tersebut dijelaskan, bagi anggota DPR yang dicalonkan bukan dari partai asal, wajib mengundurkan diri, hal ini merujuk pada formulir BB-5 yang dilampirkan saat pendaftaran ke KPU,” jelasnya.

Dijelaskannya lagi, bagi caleg yang menggunakan partai berbeda harus melampirkan formulir BB 5. formulir tersebut menyatakan kalau anggota DPRD yang bersangkutan sudah mengundurkan diri dari dewan dan disetujui pimpinan dewan.

“Surat pernyataan pengunduran diri ini dilengkapi dengan surat keputusan pemberhentian dan atau surat keterangan, bahwa pengunduran diri telah diterima dan telah diproses melalui pimpinan dewan, dan  BB-5 itu juga menjadi syarat mutlak ,” jelasnya.

Dikatakannya, aturan ini diberlakukan, karena banyak partai politik yang gugur menjadi peserta pemilu 2014. Sehingga, banyak kemungkinan anggota dewan yang partainya tidak lagi menjadi peserta pemilu, akan hijrah menggunakan partai politik, yang dinyatakan lolos verifikasi pemilu.

Dan pada saat pendaftaran ke KPU nanti khusus untuk Incumbent yang maju menggunakan partai lain harus melampirkan tiga surat yaitu, surat pengunduran diri dari DPRD, surat persetujuan dari partai asal dan surat pemberhentian dari DPP pusat sebagai anggota Parpol.

“Ketiga surat itu wajib dilampirkan pada saat mendaftar, jika itu tidak dilapirkan maka bisa saja mereka gugur,” tegasnya.

Untuk waktu pendaftaran, akan mulai dibuka pada 9 April sampai 22 April dan proses verifikasi akan dilakukan pada 23 april sampai 6 mei. Sementara untuk waktu perbaikan diberikan waktu selama 11 hari dari tanggal 9 Mei 2013 sampai dengan 22Mei 2103. (her/merdekapost.com)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net