Headlines News :

Rumah Bersalin Ainul Yakin Ditutup

MerdekaPost | Selasa, 19 Maret 2013

Kasatpol PP Tebo Adhim Kusnadi saat sidak ke Rumah bersalin
Ainul Yakin yang belum miliki izin
MUARA TEBO, MPC - Menindaklanjuti aktivitas Rumah Bersalin Ainul Yakin yang berada di Desa Sungai Alai, Kecamatan Tebo Tengah,  yang tidak memiliki izin praktek, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tebo, melakukan Inpeksi Mendadak (Sidak) ke lokasi. Alhasil, pemilik rumah bersalin sepakat untuk menutup merek rumah salin tersebut.

Pahrudin pemilik sekaligus pengelolah Rumah Bersalin Anul Yakin mengaku, sudah tiga tahun ini Rumah Bersalin Ainul Yakin melakukan aktivitas dan hingga sekarang belum memiliki izin.

Mesti demikian, dirinya sudah berusaha untuk mengurus perizinan agar aktivitas Rumah Bersalin Ainul Yakin tetap melalui proses dan prosedur yang ada. Sayangnya, hingga saat ini belum ada aturan tentang perizinan rumah besalin.

“Saya sudah mengurusnya kemana-mana. Bahkan sampai ke Bungo dan Jambi. Tapi tetap saja tidak ada aturan untuk perizinan rumah bersalin. Jadi saya bingung harus mengurus izinnya kemana,” terang Pahrudin sambil memperlihatkan berkas rumah bersalin.

Selain itu, lanjutnya Pahrudin, dirinya juga telah melakukan sosialisasi kemana-mana tentang perizinan rumah bersalin, namun tetap saja tidak ada aturan tentang perizinan rumah bersalin.

“Pihak kepolisian juga sudah pernah kemari. Tapi memang tidak ada masalah dengan rumah bersalin saya. Saya rasa ada yang iri dengan keberadaan dan aktivitas saya disini, sehingga mereka menyebarkan isu yang tidak-tidak,” terangnya.

Diterangkannya juga, saat ini Rumah bersalin Ainul Yakin memiliki 8 orang bidan. Bahkan sudah 3 bulan ini, pihaknya bekerjasama dengan RSUD untuk menjalankan program Jaminan Persalinan Masyarakat (Jampersal).

“Selama kerja sama dengan pihak RSUD, sudah dua pasien yang kita rujuk kesana karena memang pasien tersebut tidak bisa kita tangani disini karena keterbatasan fasilitas,” terangnya.

Sementara, Adim Kusnadi Kakan Satpol PP Tebo mengatakan, saat datang ketempat praktek Rumah Bersalin Ainul Yakin, dirinya beserta rombongan langsung disambut oleh pemilik sekaligus pengelola rumah bersalin tersebut.

Diakui Adim, saat pihaknya menanyakan tentang izin aktivitas rumah bersalin Ainul Yakin, pihak rumah bersalin tidak bisa menunjukan izin mereka.

“Izin bidan mereka punya, tapi izin untuk rumah bersalin masih dalam proses pengurusan berkas,” terangnya.

Meski demikian, lanjut Adim, pihaknya minta kepada pemilik rumah bersalin agar menutup merek rumah bersalin Ainul Yakin yang selama ini terpampang didepan lokasi tersebut.

“sebelum ada izin, saya minta merek rumah bersalin tersebut ditutup sampai mereka memiliki izin,” kata Adim Kakan Satpol PP Tebo kepada pemilik sekaligus pengelola rumah bersalin tersebut.

Adim sangat menyayangkan Sidak yang dilakukan kemarin seharusnya bersamaan dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tebo dan Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KTSP) Tebo. Namun kenyataannya, Dinkes terlebih dahulu turun kelokasi.

“Kita sudah sepakat untuk turun bersama,” sesal Adim dilokasi kemarin. (ald/btc)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net