Headlines News :

Waspadai 25 Titik Rawan Longsor di Kerinci

MerdekaPost | Selasa, 12 Februari 2013

Longsor yang terjadi di jalan Sungaipenuh-Tapan,
Selasa (1/1/2013) lalu
MERDEKAPOST.COM, KERINCI - Jalan strategis nasional, yang menghubungkan Kabupaten Kerinci dengan Kabupaten Merangin, tepatnya di Muara Emat, kembali longsor. Longsor menyebabkan kendaraan yang akan melintas jadi terhambat.
 
 Informasi yang didapat Tribun, longsor terjadi pada Senin (11/2) sekitar pukul 02.00. Longsor terjadi berdekatan dengan Rumah Makan Romi di Muara Emat. "Tebing ambruk ke badan jalan, sehingga kendaraan tidak bisa melintas," ujar Sukri, warga Kerinci yang pulang dari Bangko.
 
 Beberapa hari sebelumnya, kata Sukri, tepatnya Jumat (8/2), juga terjadi longsor cukup besar di Muara Emat. Hanya saja longsor tersebut sudah dibersihkan oleh alat berat. "Tebing yang saat ini nyaris longsor harusnya diatasi dengan segera agar tidak membahayakan pengendara," katanya.
 
 Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kerinci, Untung Yasril, juga mengakui terjadinya longsor di kawasan Muara Emat. "Sekarang alat berat sudah bekerja membersihkan material longsor," katanya. 
 
 Pada hari yang sama, kata Untung, terjadi longsor yang cukup besar di kawasan Sungai Gelampeh, Kecamatan Gunung Kerinci. "Longsornya juga sudah dibersihkan, dan alat berat masih berada di lokasi," ujarnya. 
 
 Dijelaskan Untung, selain longsor, setidaknya 25 titik jalan lainnya juga rawan longsor. 25 titik rawan itu berlokasi di perbatasan Kerinci-Merangin sampai ke bedeng lima. "Kita minta kepada Dinas PU Provinsi, untuk mensiagakan alat berat di lokasi rawan longsor tersebut," ujar Untung. 
 
 Beberapa pekan terakhir, kata Untung, di wilayah Kerinci memang rawan longsor, mengingat intensitas hujan semakin tinggi. "Setiap malam turun hujan. Struktur tanah semakin longgar, dan bisa amblas kapan saja," katanya. 
 
 Jumat (8/2) lalu, juga terjadi longsor, di jalan Sungai Tutung Pungut, dan antara Desa Koto Agung Jujun dengan Lolo.
 
 "Di Desa Sungai Tutung, alat berat hari ini sudah sampai di lokasi longsor. Setelah sebelumnya sempat terhambat karena warga meminta sewa agar alat berat bisa masuk," pungkasnya. 



Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net