Headlines News :

Siapa KAS dan Mengapa Dia Begitu Peduli dengan Kerinci?

MerdekaPost | Jumat, 01 Februari 2013

Kasrianto, S.Pd
Kasrianto, S.Pd yang akrab disapa KAS, berniat maju di Pemilihan Bupati Kerinci yang bakal digelar pertengahan tahun 2013 adalah wujud kepedulian dan pengabdian untuk membangun kampung halaman, tanah kelahiran. Berbekal pengalaman dan jaringan yang dibangun selama ini akan disinergikan untuk menghantarkannya mewujudkan Kerinci Adil Sejahtera (KAS).

Pria kelahiran Desa Koto Majidin, Kecamatan Air Hangat, Kerinci 23 Mei 1976 optimis untuk maju di Pemilihan Bupati Kerinci. Beliau yakin bisa diusung atau dicalonkan partai politik, maupun diusung oleh rakyat secara langsung melalui jalur peseorangan atau yang akrab disebut jalur independen. Untuk itu, diperlukan dukungan sekitar 16 ribu orang yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan tanda tangan.

Suami Nurhasanah, S.Ag, M.Hum dosen IAIN STS Jambi ini mengaku memiliki peluang besar untuk memenangkan hajatan pesta demokrasi rakyat Kerinci yang berpenduduk 244.018 jiwa. “Peluang itu ada dan terbuka lebar. Tergantung kreatifitas, kejelian, kecermatan kita mengelolanya. Dengan tulus dan ikhlas, beliau mohon doa dan dukungan bapak, ibu, saudara dan rekan-rekan semua,” kata Kasrianto yang kini menjabat Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi.

Kondisi geografis Kerinci dengan alam pegunungan dikelilingi Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) terbentang dari Telun Berasap sampai Muara Emat memiliki tantangan tersendiri. Baik tantangan untuk mewujudkan Kerinci Adil Sejahtera (KAS) jika terpilih maupun tantangan untuk menarik simpati suara rakyat yang tersebar di 16 kecamatan serta 287 desa dan dua kelurahan pada hari pemilihan pada pertengahan tahun 2013.

Pengalaman kerja KAS terhitung sangat memadai, karier beliau berawal dari menjadi wartawan sejak 1999-sekarang, anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Jambi 2003-2004, Komisioner Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jambi 2008-sekarang. Ketika menjadi wartawan banyak daerah yang sudah dikunjungi baik desa-desa yang ada di kabupaten Kerinci maupun kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi hingga sejumlah provinsi di tanah air termasuk berpergian ke luar negeri.

Dengan demikian, apa-apa yang menjadi persoalan di tengah masyarakat di Indonesia umumnya dan di Jambi serta Kabupaten Kerinci khususnya sudah lama terekam dalam ingatan KAS. Upaya-upaya untuk menyelesaikan persoalan yang ada di Kabupaten Kerinci sudah dan terus dilakukan sesuai dengan kemampuan dan jaringan yang dimiliki.

“Atas persoalan yang ada di Kabupaten Kerinci selama ini, saya tidak tinggal diam. Itu wujud kepedulian saya. Contohnya ada warga Kerinci yang mau menjadi TKI ke Malaysia saya mencoba membantu seperti membantu pembuatan paspor mereka, memberi nasehat agar jangan sampai tertipu. Ketika ada jalan yang rusak di Kabupaten Kerinci saya berusaha mengkomunikasikan kepada Gubernur Jambi, DPRD Provinsi Jambi maupun kepada anggota DPR RI. Demikian pula ketika ada adik-adik yang sudah tamat kuliah mau menjadi wartawan saya berupaya membina dan mendidik mereka,” papar Kasrianto.

Diakuinya, apa yang dilakukannya belum lah banyak. Itu karena kewenangan dan kemampuannya yang terbatas. “Untuk bisa berbuat banyak maka kita harus memiliki kewenangan. Agar memiliki kewenangan maka kekuasaan harus direbut secara konstitusional dan elegan melalui agenda Pemilihan Bupati Kerinci 2013. Mari kita sama-sama menyukseskan pesta demokrasi Pemilihan Bupati Kerinci ini dengan baik. Diharapkan terpilih pemimpin yang mampu menyelesaikan persoalan yang ada di tengah masyarakat sehingga terwujud Kerinci Adil Sejahtera,” sebutnya.

Bidang jurnalistik, KAS sudah menyandang sertifikat tertinggi wartawan yaitu wartawan utama dari Dewan Pers setelah lulus Uji Kompetensi Wartawan pada Desember 2011. Di sela-sela kesibukan sebagai komisioner KPU Provinsi Jambi, pria kelahiran Desa Koto Majidin, Kabupaten Kerinci 23 Mei 1976 dipercaya sebagai Ketua Panitia Konvensi Nasional Media Massa dalam rangka Hari Pers Nasional 9 Februari 2012 yang dihari para tokoh pers nasional dan para menteri, antara lain Menko Perkenomian Hatta Rajasa, Meneg BUMN Dahlan Iskan dan Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chairul Tanjung. Saat ini KAS aktif menjabat sebagai Pemimpin Redaksi jambiglobal.com media online yang berdiri sejak 2008.

“Melalui jambiglobal.com kita bisa membangun Provinsi Jambi sesuai dengan keahlian yang kita miliki. jambiglobal.com memberi kesempatan kepada anak-anak muda yang ingin bergelut di dunia pers dan kita siap membina dan mendidik mereka,” sebut Kasrianto.

Pengalaman organisasi KAS antara lain Wakil Ketua Forum Pemimpin Redaksi Provinsi Jambi 2011-sekarang, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jambi 2008-2012 dan merangkap Kepala Sekolah Jurnalisme Indonesia PWI Jambi sejak 2011-2012, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Senat FPTK Universitas Negeri Padang 1997-1998, Pengurus Ikatan Mahasiswa Kerinci Unit IKIP Padang 1997.

Pilihan menjadi komisioner KPU Provinsi Jambi pada tahun 2008 didasari untuk lebih mendalami seluk-beluk praktik dunia perpolitikan di tanah air umumnya dan Provinsi Jambi khususnya. Ketertarikan suami Nurhasanah, S.Ag, M.Hum itu dilatari pula karena sebelumnya melalui profesi jurnalis sudah bergelut dengan berita politik dan pemerintahan. Apalagi pada tahun 2003-2004 menjabat pimpinan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Provinsi Jambi mewakili unsur pers.

“Awalnya menjadi wartawan politik, lalu jadi Panwaslu kemudian jadi komisioner KPU. Ini adalah satu rangkaian pengalaman yang sejalan dan saling melengkapi,” ungkap Kasrianto yang baru dikarunia putri pertama pada 30 Desember 2012, Marwa Busyrati Khazanah.

Pengalaman yang berkesan selama di KPU Provinsi Jambi yaitu bagaimana mengelola atau memanage organisasi KPU Provinsi Jambi dengan jajarannya yang sampai ke pelosok desa. Mulai dari KPU kabupaten/kota, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) desa/kelurahan sampai dengan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Bagaimana memanej untuk memastikan bahwa pemungutan suara Pemilihan Umum bisa terlaksana pada hari H yang sudah ditetapkan sejak jauh-jauh hari. Semua kegiatan tersebut, harus mampu dipertanggungjawabkan kepada publik dan di mata hukum. Siapapun yang mempermasalahkan kita siap mempertanggungjawabkannya.

“Ini adalah pengalaman yang sangat berharga. Menjadi bekal pula dalam menjalani kehidupan di dunia kerja lainnya dan kehidupan sehari-hari,” sebut Kasrianto putra keenam dari sembilan bersaudara.

Pelatihan pengelolaan Pemilu sudah menempuh program Pelatihan Fasilitator/Train the Facilitator (TtF) Building Resources in Democracy, Governance and Elections (BRIDGE) TtF BRIDGE yang diselenggarakan KPU RI bersama Australian Electoral Commission (AEC) di Bali 1-14 Juli 2012. “BRIDGE ini intinya bagaimana Pemilu bisa dilaksanakan secara lebih berkualitas dengan partisipasi dan dukungan berbagai pihak baik itu tokoh masyrakat, pers, perguruan tinggi, LSM, mahasiswa dan lainnya,” kata Kasrianto.

Soal motto, alumni Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan FPTK Universitas Negeri Padang (UNP) 1994-1999 ini, siapa yang bersungguh-sungguh pasti mendapat. Luruskan niat, maksimalkan usaha/ikhtiar serta diiringi dengan doa. Apapun hasilnya kita serahkan pada Yang Maha Kuasa, Allah SWT.

Riawayat pendidikan, SD Negeri No. 121/III Koto Majidin, Kab. Kerinci,Tamat 1988;SMP Negeri Belui, Kab. Kerinci, Tamat 1991 dan STM Negeri Sungai Penuh, Kab. Kerinci, Tamat 1994. (heri/mpc)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net