Headlines News :

Masyarakat Kembali Tagih Janji Murasman

MerdekaPost | Selasa, 12 Februari 2013

Kondisi Jalan di Desa Kemantan yang kian parah
Jalan dari Hiang - Sei Tutung Menuju Kemantan Rusak Parah

KERINCI, MP –  Masyarakat di beberapa desa dalam wilayah Kecamatan Setinjau Laut hingga kecamatan Airhangat mempertanyakan janji Bupati Kerinci H.Murasman yang diucapkannya beberapa tahun yang lalu atau tepatnya diawal-awal pemerintahannya sebagai Bupati Kerinci.

Hal itu menyusul semakin buruknya kondisi jalan yang menghubungkan beberapa desa yang mencakup wilayah Hiang (Setinjau Laut) via Sungai Tutung menuju Desa Kemantan hingga ke Pendung Semurup. Saat ini jalan ini sudah sangat tidak layak untuk dilalui, apalagi untuk kendaraan roda empat.

Seperti diungkapkan oleh salah seorang warga desa Kemantan, Hendri, menurutnya, jalan didesanya itu sudah tidak layak untuk dilalui, padahal jalan ini adalah jalan inti yang menghubungkan beberapa desa disepanjang pesisir bukit atau selama ini dikenal dengan jalan alternative Kabupaten Kerinci.

Kondisi Jalan di Desa Sei tutung
“Jalan yang merupakan urat nadi perekonomian masyarakat di yang menghubungkan bebeapa desa ini kondisinya sudah sangat parah dan seharusnya sejak awal-awal pemerintahan Bupati Murasman 2008 lalu sudah diperbaiki, sebab, dulu Bupati Kerinci itu sudah berkali-kali berjanji dengan masyarakat, jika dirinya terpilih makan jalan didesa kami ini akan segera diperbaiki” Ungkapnya. 

“Bahkan, lanjutnya lagi, “Bupati Murasman pada sekitar tahun 2009 yang lalu telah memerintahkan kepada masyarakat yang berada disepanjang jalan dari hiang menuju Kemantan ini agar segera melakukan pembersihan tanaman-tanaman yang berada disepanjang jalan, lebih parahnya lagi, ada masyarakat yang terpaksa menggusur pagar mereka yang semula sudah dibangun permanen demi untuk pembangunan dan pelebaran jalan, akan tetapi, sampai detik ini kondisi jalan didesa kami ini sama sekali tidak ada perubahan yang ada tambah hancur”. Terang Hendri.

Kondisi jalan di perbatasan desa Sei Medang dengan Air Hangat
Hal senada diungkapkan oleh warga Sungai Deras, Abdul Gafur, “ada beberapa titik jalan yang sudah seperti kubangan kerbau, dari tahun ketahun kian bertambah parah”. Ungkapnya. 

Dijelaskannya, “yang paling membuat kami kecewa, Bupati Kerinci H Murasman pernah berjanji dan mengumumkan didalam masjid disaksikan oleh masyarakat banyak bahwa jalan ini akan segera diperbaiki bahkan diperluas lagi, masyarakat disepanjang jalan diminta agar membersihkan pohon-pohon pelindung serta menggeser pagar yang jaraknya terlalu dekat dengan jalan, meskipun pagar tersebut sudah dibangun pemanen, akan tetapi sampai saat ini sedikitpun jalan ini tidak pernah diperbaiki apalagi dilebarkan”.

“yang kami kesalkan adalah janji Pak Bupati yang diucapkan didalam masjid, kok berani beliau itu berbohong didalam masjid didalam rumah Allah”. Ungkapnya.

“Beliau (Murasman-red) berjanji itu sudah sejak 4 tahun yang lalu, sekarang sudah diakhir masa jabatan, dan janji tersebut hingga saat ini belum juga terwujud, entahlah kalau tahun ini bisa diwujudkan, wallahualam,” Pungkas Gafur.

Sementara itu, tokoh masyarakat Kerinci sekaligus Pengamat Kebijakan Publik dan Pembangunan Kabupaten Kerinci yang saat ini berada diluar daerah, M Zamri, M.Si, terkait masalah ini mengomentari, masalah jalan adalah masalah yang selalu menjadi topic pembicaraan hangat di Kabupaten Kerinci, dan sepertinya akan terus berlajut dari tahun ketahun.

Dikatakannya, “Masalah jalan adalah masalah yang terus menerus menjadi persoalan di Kabupaten Kerinci, pemerintah sudah berusaha untuk mewujudkan keinginan masyarakat, akan tetapi anggaran untuk itu tidak mencukupi, karena APBD Kabupaten Kerinci belum mampu untuk mewujudkan program-program pembangunan secara keseluruhan”. Ungkapnya.

Nah, lanjut Zamri, untuk mewujudkan pembangunan ditengah-tengah kekurangan anggaran APBD yang dialami, seharusnya pemerintah mampu untuk mencarikan jalan keluarnya, seperti menjemput ‘bola’ kepusat atau meloby agar dana pusat bisa mengucur ke Kabupaten Kerinci untuk menambal kekurangan anggaran yang dialami. Namun, itu semua tentunya harus dibarengi dengan kemampuan lobi serta kemauan yang kuat dari pemerintah Kabupaten Kerinci dalam hal ini Bupati Murasman”, Ungkap Zamri lagi.

Dilanjutkannya, “Khusus mengenai janji pemerintah, dalam hal ini Bupati Murasman kepada masyarakat, itu adalah kesalahan bahkan blunder beliau sendiri, kalau tidak bisa mewujudkan maka jangan berjanji bahkan sampai memerintahkan masyarakat untuk menggeser pagar. Dan itu akan menjadi bahan bagi yang lain untuk menyerang pemerintahan Murasman-Rahman”, Ungkapnya.

Seharusnya, Murasman, jika ingin maju lagi diperiode berikutnya maka utamakanlah untuk merealisasikan janji-janjinya dulu, shingga kepercayaan masyarakat tidak luntur”. Kata Zamri. (her/merdekapost.com)

      




Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net