Headlines News :

Februari, Jokowi Akan Lelang Posisi Lurah dan Camat

MerdekaPost | Jumat, 01 Februari 2013

Semua PNS boleh daftar, Dilihat dari Prestasi, Bukan hasil Nepotisme

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, berencana melelang jabatan lurah dan camat bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemprov DKI Jakarta. Lelang tersebut rencananya akan berlangsung pertengahan bulan depan.

"Nanti dilihat, mungkin pertengahan bulanlah kira- kira. Nanti dilihat yah," ujar Jokowi usai mengikuti rapat koordinasi terkait banjir dengan komisi V DPR RI pada Kamis 31 Januari 2013.

Jokowi yakin rencana melelang jabatan kepada PNS setingkat lurah dan camat untuk mendapatkan jabatan tersebut tidak akan bertabrakan dengan aturan kepegawaian negara yang ada.

"Ya tidak dong. Kita melakukan terobosan pasti punya pegangan yang kuat," katanya. Tapi bagaimana mekanismenya, Jokowi masih tutup mulut. "Ya nanti dilihat, masak diceritakan sekarang," katanya.

Jokowi optimis, dengan program tersebut, mampu membantunya melaksanakan program- program yang telah dicanangkan sebelumnya. "Ya nanti kita coba dulu, dicoba pertama nanti dikomentari, ini kan belum dicoba," katanya.

Menurutnya dengan program lelang jabatan tersebut, mantan Wali Kota Solo ini yakin akan mampu menghindari nepotisme jabatan. "Artinya yang berprestasi akan kelihatan dan terbuka transparan. Jangan bilang kedekatan," katanya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama, mengatakan, sudah lebih dari 100 hari masa jabatannya, tapi masih banyak pegawai yang belum dapat mengikuti irama kerja kepemimpinan Gubernur Jokowi. Terutama pejabat lurah dan camat. Karena itu, Ahok memiliki gagasan untuk melelang jabatan lurah dan camat pada PNS di lingkungan Pemprov DKI.

"Kami berpikir apakah akan membuat sebuah lelang untuk jabatan lurah dan camat, karena kan mereka yang langsung berhadapan sama masyarakat, ini yang lagi kami kaji," ujarnya.

Dengan melelang jabatan, Ahok berharap menemukan orang yang mampu mengikuti irama kerjanya. "Kalau lurah dan camatnya cerdas, kan sudah tahu maunya Pak Gubernur itu apa. Orang luar saja tahu kok maunya kami apa. Pembaca berita online juga sudah tahu kok kami mau apa, ke mana, masak sudah 100 hari masih tidak mengerti gubernur dan wagub mau ke mana," katanya lagi.

Jika rencana melelang jabatan lurah dan camat disetujui, maka akan segera diumumkan kepada seluruh PNS. Semua PNS dengan tingkatan tertentu memiliki peluang untuk menjadi camat atau lurah.
"Semua PNS yang memenuhi kriteria jadi lurah, camat, boleh daftar kepada kami nanti. Ini kan dilakukan lelang terbuka," katanya. (her/vivanews)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net