Headlines News :

Murasman Sebut Dukungan dan Pemasangan Balihonya Bersama Kadis Bukan Atas Perintahnya

MerdekaPost | Kamis, 14 Februari 2013

Salah satu baleho Bupati Murasman bersama 
Kepala SKPD yang diprotes masyarakat
M. Zamri, M.Si : Jika Bukan Perintah Bupati, Berarti Kadisnya Mau Ambil Muka?

KERINCI - Kritik pedas dan protes terhadap pelaksanaan kampanye yang dilaksanakan Calon Bupati Kerinci Incumbent H. Murasman dengan cara berkunjung ke desa dengan alasan untuk melantik Kepala Desa serta pemasangan baleho-baleho raksasa dirinya bersama beberapa kepala dinas instansi dibantah oleh Bupati Kerinci H Murasman.

Menurut H Murasman yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Kerinci, saat ini kunjungannya ke desa murni untuk meresmikan desa dan melantik Kepala Desa pemekaran yang ada di Kerinci.

Hal tersebut dilaksanakannya atas permintaan masyarakat kepadanya, bukan merupakan kegiatan yang telah ditetapkan dan dijadwalkan pihaknya.

“Saya bukannya ingin kampanye, saya datang ke desa untuk melantik kepala desa baru. Itupun didasarkan permintaan mereka, tidak enak untuk menolaknya,” ungkapnya.

Mengenai masalah banyaknya masyarakat desa yang menyatakan dukungan kepadanya, dia mengatakan itu bukanlah kehendaknya. Hal tersebut murni keinginan masyarakat Kabupaten Kerinci.

Pernyataan sikap tersebut bukanlah sebuah kegiatan yang diharuskan pihaknya kepada masyarakat, hal itu merupakan inisiatif dari masyarakat.

“Pernyataan sikap itu keinginan masyarakat, tidak mungkin saya larang,” jelasnya.

Ditanya mengenai baliho bertuliskan ‘lanjutkan’ di setiap instansi Pemkab Kerinci, ditambah dirumah SKPD dan di sekolah dan sebagainya, Murasman
membantah. Menurutnya, pemasangan baliho yang menampilkan gambarnya dengan kepala SKPD tersebut disetiap dinas dan sebagainya juga bukan keinginan dia.

Salah satu baliho 'Lanjutkan' yang diprotes warga
Hal tersebut murni atas inisiatif dari para kepala SKPD, bukan merupakan perintah yang dikeluarkannya. Itu merupakan simbol motivasi untuk meningkatkan kinerja bagi instansi dilingkup Pemkab Kerinci. 

“Baliho itu bukan untuk kampanye, itu simbol motivasi. Bukan saya yang memerintahkan. Memang mereka sendiri yang memasangnya,” jelas orang nomor satu di Kerinci ini.

Hingga saat ini Murasman mengaku belum melakukan sedikitpun kampanye untuk maju pada Pilbup Kerinci 2013 nanti. Namun bukan berarti dia diam saja, dia mengaku akan mulai melakukan kampanye pada saat tahapan pilkada untuk kampanye sudah dimulai.

“Kita lihat saja nanti, kalau Perbup Keluar jadwal Pilkada telah ditetapkan, Pelaksanaan Kampanye dimulai, nah baru kita pasang baliho, kalau perlu baliho yang besar bersama wakil saya nanti,” sindirnya sambil tersenyum kecil.

Sementara itu, Pengamat Politik Kabupaten Kerinci, Muhammad Zamri, M.Si, menyikapi pernyataan Murasman itu menyebutkan bahwa, dari awal sudah salah, mengapa kalau mau turun melantik kepala desa baru harus ada dukungan dulu, bahkan tersebar kabar bahwa Murasman akan melantik Kepala Desa yang terpilih jika ada pernyataan sikap atau dukungan untuknya maju pada Pemilukada 2013 ini, dan itu sudah menjadi rahasia umum, sebagai salah satu contoh yang terjadi saat pelantikan Kepala Desa di Tanjung Pauh.

Lanjut Zamri, Saat pelantikan Kades di Tanjung Pauh, Murasman kecolongan dan akhirnya malah menjadi boomerang baginya, bagaimana tidak, didalam acara yang sama dan ditempat yang sama, diawali dengan pernyataan dukungan oleh tokoh masyarakat setempat dengan mengatasnamakan desa, akan tetapi tidak berapa lama kemudian adalagi pernyataan sikap yang disuarakan oleh Karang Taruna yang bunyinya menolak Pencalonan Bupati Murasman untuk periode kedua, itu adalah contoh kecil agar untuk pernyataan dukungan jangan dipaksakan, sebab, masyarakat sudah pintar dan tau mana yang baik dan tidak”. Ujar Zamri.

Kemudian, lanjut Zamri, mengenai pemasangan baleho Bupati Murasman bersama para kepala SKPD, itu juga sudah agak melenceng, meskipun tahapan pemilukada belum ditentukan, akan tetapi, jika dikatakan sebagai symbol motifasi untuk dinas dan instansi, mengapa pemasangannya justeru diakhir-akhir masa pemerintahan Bupati Murasman serta dekat-dekat menjelang pelaksanaan Pemilukada Kerinci yang direncanakan Juli nanti, dan jika memang bukan atas perintah Murasman, maka kuat dugaan para Kepala SKPD sedang ingin mengambil muka, meskipun caranya keliru dan terkesan emosional, sebab, ingat bahwa mereka itu PNS, dan bahayanya nanti, jika bukan Murasman yang menang, bagaimana nasib para kepala SKPD itu?,” ungkap Zamri.

Lebih parahnya lagi, lanjut Zamri, "Murasman juga harus berhati-hati dengan para Kepala dinasnya, bisa saja ini menjadi jebakan, sebab, jika pasca Pilkada nanti sampai ke Mahkamah Konstitusi (MK), maka masalah dukungan dari Kepala Dinas,Kades serta atribut yang berhubungan dengan Pemerintah akan menjadi salah satu bahan kandidat lain untuk menghantam. karena bisa memenuhi unsur terstruktur dan Massif". Pungkas Zamri. (skt/merdekapost.com/infojambi.com)  




Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net