Headlines News :

Tebo Berpotensi untuk Pengembangan Wisata Kuliner

MerdekaPost | Selasa, 15 Januari 2013

Komplek Perkantoran Pal 12, sepanjang 1 km tanah Pemda sepanjang jalan
lintas Tebo Bungo, dinilai sangat cocok untuk Pendirian kios-kios PKL
yang menjual makanan dan jajanan (Wisata Kuliner). (Doc/MPC/12)
Bisa Mendongkrak Perekonomian dan Kurangi Angka Pengangguran

MUARA TEBO, MPC – Kondisi tanah yang berada disepanjang jalan lintas Tebo-Bungo tepatnya didepan komplek perkantoran Bupati Km. 12 sepanjang lebih kurang 1 km (1000 meter) tidak dimanfaatkan dengan baik oleh pihak pemerintah Kabupaten Tebo, bahkan, kondisi tanah tersebut terbengkalai dan seperti belukar, hal ini tentunya membuat pemandangan tidak sedap terhadap panorama seputar kantor bupati Tebo yang selama ini dibangga-banggakan oleh masyarakat Kabupaten Tebo.

Salah seorang warga setempat, Mansur Hasrie ketika dikonfirmasi harian ini menyebutkan bahwa sebelum ini sudah pernah ada rencana untuk membangun taman tepatnya disamping kantor PKK Kabupaten Tebo di payo dan semak-semak yang saat ini tidak terurus dengan baik itu.

“Alangkah baiknya jika diatas tanah Pemda disepanjang jalan lintas Tebo-Bungo yang saat ini terlihat semak dan tidak terawat dengan baik itu dibangun taman sekaligus kios-kios untuk pedagang kaki lima, khususnya pedagang makanan atau jajanan yang sekarang ini lebih dikenal dengan wisata kuliner”. Ungkap Mansur.

Taman Tanggo Rajo : Berada dipinggiran Sungai Batang Tebo
merupakan Salah satu lokasi yang cocok untuk wisata kuliner


Dilanjutkannya, “selain akan mempercantik suasana pemandangan di depan komplek perkantoran, sedangkan kios-kios pedagang kaki lima (PKL) yang menjual makanan itu nantinya akan menambah Pendapatan masyarakat dan meningkatkan PAD Kabupaten Tebo”.

“Dampak positif lainnya, dengan adanya taman dan lokasi wisata kuliner tersebut juga akan membuat kilometer 12 ini menjadi ramai”. Kata Mansur.

Sementara itu, DPD APKLI (Asosiasi Pedagang Kaki Lima) Kabupaten Tebo, Heri Zaldi, S.Pt, terkait hal ini menyambut baik dan dirinya akan mencoba untuk mendiskusikan dengan Bupati Tebo melalui Dinas Instansi terkait, sebab, ada beberapa instansi yang menjadi leading sector untuk masalah ini, seperti Dinas Pasar dan Pertamanan, Dinas Tata Kota dan Dinas Sosnakertran.

Dikatakannya, “Saya menyambut baik usulan tersebut, secara lembaga akan kita coba diskusikan dengan Pak Bupati Tebo, ini merupakan masukan yang cemerlang bagi perkembangan pembangunan Kabupaten Tebo sekaligus bias menjadi salah satu penopang ekonomi kerakyatan khususnya bagi para pedagang kaki lima yang selama ini belum terkontrol dengan baik.

“Saya yakin, jika memang betul-betul dikelola dengan baik maka hasilnya nanti akan bisa dinikmati oleh masyarakat Kabupaten Tebo pada umumnya, seperti di daerah lain, sebut saja Kota Bangko Kabupaten Merangin, program wisata kuliner yang berlokasi disepanjang jalan lintas Bangko tepatnya di jalur tiga saat ini kondisinya sudah sangat ramai dan sangat menjanjikan”. Ungkap Heri.

“Kita sudah mencoba merancang program wisata kuliner dalam bentuk kios-kios kecil yang tersusun rapi disepanjang jalan dan juga ditaman-taman dalam wilayah Kabupaten Tebo, selain di depan kantor Km 12, juga ada beberapa lokasi yang cukup strategis untuk program ini, seperti di sekitar Pasar dan taman Tanggo Rajo, itu sangat cocok dan panorama aliran sungai disampingnya akan sangat mendukung, kemudian di depan LP Muara Tebo km 1,5 dan disepanjang jalan antara lokasi Pembangunan Komplek Masjid Agung dan Islamic centre sampai ke Rumah dinas Bupati Tebo”. Pungkas Heri. (ald)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net