Headlines News :

SPI Kembali Demo Bupati Tebo

MerdekaPost | Rabu, 16 Januari 2013

Terkait Sengketa Lahan dengan PT LAJ

MUARA TEBO – Serikat Petani Indonesia (SPI) Kabupaten Tebo bersama ratusan petani yang berdomisili di Patok 55 dan Sei Salak Kecamatan VII Koto Kabupaten Tebo kembali untuk yang kedua kalinya menggelar unjuk rasa dikantor Bupati Tebo, mereka menuntut hak-hak mereka selaku petani yang mempunyai hak yang sama sebagai warga NKRI.

Dalam selebaran dan spanduk yang diusungnya, ada empat poin yang dituntut oleh SPI, yaitu agar pemerintah memberikan pengakuan atas tanah sesuai dengan MoU atau nota kesepahaman antara SPI dengan staf khusus Presiden RI bidang pengentasan kemiskinan dengan nomor :01/SKB/UKP2K/VIII/2012 dan nomor : 01/SKB/DPP-SPI/VII/2012 tentang Reforma agraria, penanggulangan kemiskinan pedesaan dan melindungi hak-hak petani.

Poin kedua, meminta agar izin Operasional PT LAJ (Lestari Asri Jaya) dicabut karena dinilai bertentangan dengan amanah UUD 1945 pasal 33, UUPA nomor 5 tahun 1960 dan Perpres nomor 15 tahun 2010 tentang percepatan pengentasan kemiskinan.

Kemudian, poin ketiga, Berikan hak-hak dasar petani sebagai warga NKRI dan poin terakhir hentikan tindakan premanisme dan intimidasi terhadap petani.

Setelah menggelar orasi sekitar satu jam, pihak Pemkab Tebo melalui Kepala Kesbangpollinmas Iskandar bersedia menemui para petani dan meminta perwakilan dari para pendemo sebanyak 10 (sepuluh) orang untuk naik keruang rapat kantor Bupati untuk duduk bersama Unsur Pemkab Tebo yang dikarenakan Bupati sedang Dinas Luar maka dipimpin langsung oleh Sekda Tebo mencari solusi dan upaya penyelesaian dari tuntutan para pendemo tersebut dan pihak pendemo menyetujuinya.

Setelah berlangsung selama lebih kurang satu jam, berlangsung Boy Nasution, Koordinator aksi demonstrasi yang juga merupakan ketua SPI Kabupaten Tebo setelah turun dari ruang rapat kantor Bupati Tebo, dikonfirmasi Koran ini menyebutkan bahwa belum ditemukan jalan keluar dan tuntutan mereka belum terpenuhi.

Dikatakannya, “Belum ada kesepakatan yang jelas, dan kita tidak setuju dengan solusi yang ditawarkan, kawan-kawan perwakilan yang ikut pertemuan tadi menolak, dan kami akan tetap menduduki kantor Bupati Tebo ini hingga tuntutan kami dikabulkan”. Ungkap Boy.

“Kami sudah dua kali menggelar aksi serupa, yaitu aksi yang pertama dibulan Oktober tahun lalu, Sebenarnya tuntutan kami cukup sederhana, yaitu berikan hak-hak dasar para petani, kami hanya mencari hidup dan tidak mencari kaya, kami hanya ingin bercocok tanam dan bisa melangsungkan kehidupan yang layak hingga anak cucu kami nanti”. Ungkapnya.

Ketika ditanya upaya apa yang akan dilakukan SPI jika belum juga ditemui jalan keluar atas tuntutan mereka, Boy menjawab dengan tegas kami akan bermalam di Kantor Bupati ini, dan kami akan menurunkan seluruh massa SPI yang ada di Propinsi Jambi untuk ikut membantu perjuangan kami di Tebo ini”. Ungkap Boy.

Sementara itu, Pihak Pemkab Tebo melalui Kakan Kesbangpollinmas, saat dikonfirmasi terkait masalah ini, Iskandar menjelaskan bahwa sudah ada pertemuan dengan perwakilan dari para petani pendemo dan SPI, dan pertemuan tersebut dipimpin oleh Sekda, akan tetapi mereka menolak  dan mereka tetap ingin bertemu langsung dengan Bupati Tebo.

“Sudah ada tadi pertemuan antara Pemkab dengan perwakilan para petani dan SPI, dan Pak Sekda yang memimpin pertemuan tersebut, akan tetapi mereka menolak dan tetap bersikeras untuk bertemu langsung dengan pak Bupati, dikarenakan Pak Bupati hari ini sedang Dinas dan tidak berada ditempat maka direncanakan Malam besok (malam ini-red) pak Bupati akan menerima perwakilan dari mereka”. Ungkap Kakan Kesbangpollinmas Iskandar, S.Pd.

Untuk diketahui, berdasarkan keterangan dari Ketua SPI Kabupaten Tebo Boy Nasution, para petani yang saat ini berdomisili dan menggarap lahan di lokasi LAJ tersebut jumlahnya hampir 5000-an orang, yang berada di lokasi Patok 55 dan Sungai Salak, disana sudah ada perkampungan masyarakat, sudah ada masjid, gereja, sekolahan, jadi jika mereka digusur oleh perusahaan maka akan lari kemana mereka dan bagaimana nasib mereka nantinya. (ald)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net