Headlines News :

Diduga di SMAN 4 Tebo Ada Pungli

MerdekaPost | Kamis, 13 Desember 2012

Wali Murid Keberatan dan Mengeluh

Muara Tebo, MPC – Ditengah-tengah upaya pemerintah mencanangkan program Sekolah gratis, namun, masih ada beberapa sekolah yang berdalih karena kesepakatan rapat komite sekolah maka mereka memungut sejumlah uang untuk keperluan pembangunan dan sarana prasarana sekolah.

Hal ini seperti terjadi di SMAN 4 Sungai Bengkal Kabupaten Tebo, sebagaimana diungkapkan oleh salah seorang wali murid yang tidak ingin disebutkan namanya, kepada Koran ini dia menyebutkan bahwa pihaknya mengeluhkan pungutan yang jumlahnya ratusan ribu Rupiah oleh komite sekolah SMAN 4 Tebo dengan dalih untuk pembangunan taman sekolah, pagar, dan untuk membeli alat musik (organ).

Dikatakan oleh wali murid, “Untuk siswa kelas II dipungut uang pembangunan senilai Rp 255.000,- sedangkan untuk kelas III senilai Rp 240.000,- sementara siswa kelas I tidak dikenakan uang pembangunan”. Ungkapnya.

“Memang ada rapat komite, namun kami meskipun keberatan dengan jumlah tersebut, tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa, karena kami takut nanti akan berimbas kepada anak kami dan menimbulkan masalah disekolah”. Ungkap salah seorang wali murid.

Ditimpali oleh wali murid yang lain, “bukannya kami tidak sanggup membayar, akan tetapi, sampai sejauh ini (akhir tahun-red), uang yang dipungut itu belum Nampak kegunaannya, inilah yang membuat kami bertanya-tanya”. Keluhnya.

Kepala SMAN 4 Tebo, Afrizal, ketika dihubungi via ponselnya menyebutkan bahwa dirinya telah menyerahkan semua urusan tersebut dengan komite sekolah, karena sudah ada kesepakatan dengan wali murid pada saat rapat komite.

“Itu semua adalah urusan komite, saya tidak ikut campur, karena itu merupakan hasil rapat komite dan orang tua siswa, kalau anda (wartawan-red) ingin lebih jelas silahkan hubungi ketua komite saja”. Ungkapnya singkat.

Komite Sekolah, Hamidi, belum berhasil dikonfirmasi Koran ini, karena beberapa kali dicoba dihubungi belum berhasil.

Sementara itu, ditempat terpisah, kepala Unit Pelaksana tekhnis Dinas (UPTD) Kecamatan Tebo Ilir Abdul Murad, ketika dikonfirmasi Koran ini, terkait adanya dugaan pungutan uang pembangunan tersebut, dirinya mengatakan bahwa dirinya merasa bahwa tidak ada yang keberatan, para wali murid sudah sepakat.

“Tidak ada masalah, meskipun ada pungutan itu sudah merupakan hasil rapat dengan wali murid, dan sudah menjadi keputusan komite, namun, lanjut Murad, memang dirinya mengakui selama ini belum ada laporan tentang pungutan itu baik secara tertulis maupun lisan kepada saya selaku kepala UPTD di Kecamatan Sungai Bengkal ini, sehingga Saya tidak tahu banyak tentang masalah itu”. Pungkasnya. (ald)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net