Headlines News :

Kasus Damkar Tebo Dilimpahkan ke PN Jambi

MerdekaPost | Jumat, 02 November 2012

F : Ilustrasi
MUARA TEBO - Kasus Korupsi Pengadaan Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Tebo tahun 2004 yang menetapkan dua nama tersangka yakni, mantan Bupati Tebo H A Madjid Muaz dan Pimpinan Proyek (Pimpro) Raden Hasan Basri, SH memasuki babak baru. Kamis kemarin Kejaksaan Negeri Muaratebo sudah melimpahkan berkas perkara kasus damkar tersebut ke Pengadilan Negeri Jambi.

Hal ini dikatakan oleh Kajari Muaratebo, Rahman Dwi Saputra, kemarin. Dirinya mengatakan, berkas yang dilimpahkan ke PN Jambi yakni dua berkas perkara, berkas mantan Bupati Tebo MM dan berkas Pimpro saat itu yakni RHB.

“Sudah kita limpahkan ke PN Jambi hari ini (kemarin, red), saat ini kita masih menunggu proses selanjutnya,” ujar Kajari.

Lanjut Rahman, untuk persidangan kasus ini tetap dilaksanakan di PN Jambi. Dan pihaknya akan menunggu hasil putusan dan kemudian melakukan eksekusi berdasarkan hasil putusan sidang.

“Untuk penanganan sidangnya tetap di PN Jambi, kita akan menunggu hasil putusan dan kemudian melakukan eksekusi dan itu merupakan final dari kasus damkar,” jelasnya.

Ketika ditanya terkait adanya isu diambil alihnya kasus tersebut dari Kejari Muaratebo ke Kejati Jambi, Rahman Dwi Saputra mengatakan, kasus Damkar tetap di tangani oleh Kejari Muaratebo. Hal itu dibuktikan dengan telah dilimpahkannya berkas perkara kasus Damkar tersebut ke PN Jambi pada Kamis (01/11) kemarin.

“Tidak benar, kasus damkar tetap kita yang tangani, bahkan dari sejumlah Kabupaten yang tersangkut kasus yang sama, hingga saat ini hanya Kejari Tebo yang baru melimpahkan kasus tersebut ke PN Jambi,” bebernya.

Untuk diketahui, kasus korupsi yang melibatkan mantan Bupati Tebo MM tersebut senilai Rp.945 juta lebih pada tahun anggaran 2004-05 untuk dua unit mobil Damkar.

Sementara itu sebelumnya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi telah mengajukan surat pencekalan terhadap tujuh tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) di tiga daerah di Provinsi Jambi.

Dari ketujuh tersangka tersebut, tiga diantaranya tersangka damkar Kabupaten Tanjungjabung Timur (Tanjabtim), yakni mantan bupati Abdullah Hich, mantan sekda Syarifudin Fadil, dan mantan kepala Bappeda Suparno.

Sementara untuk empat orang tersangka lainnya, dua diantaranya merupakan tersangka damkar Tebo, yakni mantan Bupati Tebo, Madjid Muaz, dan mantan pimpinan proyek, Raden Hasan Basri. Sedang dua lagi tersangka damkar Batanghari, Syargawi Usman dan Usman T. Demikian dikatakan Kasi Penkum Kejati Jambi, Andi Azhari kepada wartawan, Rabu (31/10). Menurutnya, surat pengajuan pencekalan ketujuh tersangka tersebut kini sudah dikirim. (ald)


Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net