Headlines News :

Akibat Salah Paham, Warga Tebo Ilir Bakar Truk Warga Kerinci

MerdekaPost | Selasa, 06 November 2012

Mobil jenis PS 100 yang dibakar warga
Dikira Mau Menculik Anak, Padahal Mencari Keluarga yang Hilang

MUARA TEBO - Amuk massa terjadi di Desa Betung Bedarah Timur Kecamatan Tebo Ilir yang berbatasan dengan dengan Kecamatan Muara Tabir Kabupaten Tebo. Ribuan warga setempat membakar Satu unit truk PS, dan satu unit sepeda motor milik salah satu rombongan setelah warga tersulut emosi atas isu penculikan anak di desa tersebut. 

Berdasarkan keterangan seorang warga setempat, Marhuni, hampir tiap pagi hari anak-anak di sekitar rumahnya mencari mangga yang jatuh dibawah batangnya  karena saat ini memang sedang musim mangga. Warga tidak menyangka Sabtu (3/11), sekitar pukul 5.00 ada teriakan anak-anak meminta tolong sambil berlarian pulang kerumah.

 "Spontan saat itu warga langsung keluar rumah dan mencari orang-orang tersebut," ujar Marhuni, yang mengaku anaknya berumur 10 tahun pun ikut dikejar rombongan itu. Lantaran saat kejadian masih gelap, warga berpikir hal yang tidak-tidak setelah mendengar teriakan itu. Apalagi pada malam sebelumnya, mereka sudah diingatkan untuk berhati-hati terhadap segala macam tindakan yang mencurigakan, seperti adanya penculikan anak dan juga pencurian ternak sapi dan kerbau yang marak akhir-akhir ini.

Aaparat Kepolisian dan TNI saat menenangkan massa
Karena anak-anak yang berlarian itu, Warga langsung bereaksi dengan melakukan aksi terhadap rombongan, yang belakangan diketahui adalah warga yang berasal dari Kabupaten Kerinci yang berdalih bahwa mereka sedang mencari anggota keluarga mereka yang kawin lari. Mereka mendapatkan informasi, bahwa keduanya berada di sekitar desa itu. Beruntung, rombongan yang berjumlah 12 orang itu langsung diamankan dirumah seorang warga, sehingga terhindar dari amuk massa.

Namun ribuan warga yang tersulut emosi melampiaskan dengan membakar mobil truk PS dan satu unit sepeda motor di dalam truk. Warga juga sempat melakukan aksi pelemparan, dan menyebabkan seorang anggota rombongan bernama Herman mengalami luka.

 "Ya siapa yang tidak curiga pagi-pagi buta ada anak-anak yang teriak minta tolong. Apalagi mereka berombongan pakai mobil PS dan satu lagi mobil kijang, kayak mau menculik," lanjut Marhuni yang menyebutkan selama ini memang kerap terjadi pencurian sapi, kerbau dan getah milik warga.

Warga juga terlambat memperoleh keterangan yang jelas bahwa rombongan dari Kerinci tersebut hendak mencari anggota keluarganya berinisial SP yang lari bersama kekasihnya berinisal RV ke salah satu desa di Kecamatan Muara Tabir yang tidak begitu jauh dari Desa Betung Bedarah Timur itu. Untuk menghindari amuk massa yang lebih besar, aparat Polsek setempat dan Polres Tebo langsung turun ke lokasi kejadian, dan membawa rombongan ini ke Mapolres Tebo.

Informasi yang berhasil dihimpun dari Kapolres Tebo melalui Kabag Ops kompol Hartono menyebutkan bahwa kejadian tersebut terjadi karena kesalah pahaman antara warga dan rombongan yang berjumlah 12 orang tersebut, warga mengira rombongan itu mau menculik anak, padahal mereka hanya mencari anaknya yang hilang  dan diduga kawin lari. “Ini hanya kesalah pahaman saja”. Ujar Kabag ops Kompol Hartono.

Adapun nama-nama warga yang berasal dari Kerinci yang menjadi sasaran amukan massa tersebut adalah Zamzami (56), Afridi (40), Maidarti (28), Indra (24) Fendi (38), Edi Prasetya (27), Defria Putra (18), Nazami (47), Herman (38), Zulpianto (Anggota TNI Kompi A YON 144 Bengkulu) dan Herman (Anggota Koramil 02 Tanah Tumbuh Muara Bungo).

Untuk mencegah meluasnya kejadian tersebut serta menenangkan warga yang terlanjur emosi, Nampak turun dilokasi Kapolres Tebo, Wabup Tebo Hamdi, Dandim 0416 Bute Kol Joni Djamaris, Pabung (Perwira Penghubung) Dandim 0416 Bute Mayor Kaharuddin, serta puluhan anggota Polri dan juga TNI. (her)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net