Headlines News :

Sosnakertran Tebo Bina Kampung Siaga Bencana

MerdekaPost | Senin, 22 Oktober 2012

MUARA TEBO - Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sosnakertrans) Tebo, memberdayakan masyarakat untuk kembangkan KSB (Kampung Siaga Bencana). Ini dilakukan untuk kesiagaan masyarakat terhadap bencana banjir.

Kepala Dinas Sosnakertrans, Alfi Rinaldi, kepada harian ini mengatakan, pihaknya akan membentuk Kampung Siaga Bencana, dan akan mengembangkannya. "Ya, kami akan membentuk KSB, untuk itu maka kami akan berdayakan masyarakat sekitar,"ujarnya kepada harian ini.

Untuk lokasinya, pihaknya memilih Dusun Sungai Tilan, Desa Aburan Batang Tebo, Tebo Tengah.

Program tersebut ternyata diterima warga dusun itu. "Warga sekitar setuju dengan program kami ini, "ujarnya lagi.

Keseriusan warga ini terbukti setelah 55 warga yang terdiri dari bapak- bapak serta ibu- ibu
mengikuti pelatihan tentang Kampung Siaga Bencana dari Dinas Sosnakertran Provinsi Jambi dan Sosnakertran Tebo.

Dikatakannya lagi, KSB adalah suatu wilayah komunitas yang disiapkan untuk mengelola seluruh aspek dan proses penanggulangan bencana berbasis komunitas (masyarakat) yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai dengan pengendalian. Hal ini dilakukan agar masyarakat memiliki kemampuan melakukan berbagai hal yang berkaitan dengan pengurangan ancaman, risiko dan dampak bencana.

“Ini adalah pengembangan Kampung Siaga Bencana dengan mengadakan pelatihan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai dengan pengendalian,” katanya.

Kegiatan pengembangan KSB ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kesiap-siagaan masyarakat Sungai Tilan dalam menanggulangi bencana. Terlatihnya masyarakat yang memiliki kemampuan dan kompetensi dalam mengenal dan menanggulangi bencana, hingga masyarakat mampu melakukan penanggulangan bencana secara mandiri dan lebih dini.

“KSB ini bertujuan agar masyarakat Sungai Tilan memiliki kemampuan dan kompetensi dalam mengenal dan menanggulangi bencana, karena dusun sungai tilan rawan terjadi
banjir,” kata Alfi Rinaldi.

Alfi melanjutkan, sebanyak 55 warga tersebut akan dibagikan dalam lima kelompok dan terus dilakukan bimbingan oleh kelompok Tagana Tebo, pelatihan KSB ini akan memakan waktu selama tiga hari, kondisi ini juga membuat tim Tagana Provinsi Jambi dan Tebo terpaksa bermalaman disana.

“Alhamdulillah, masyarakat sekitar sangat merespon kegiatan pelatihan KSB ini. Mereka sangat bersemangat mengikuti pelatihan yang diberikan", "tandasnya. (her)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net