Headlines News :

PLN Tebo Cabut 200 KWH Karena Nunggak

MerdekaPost | Minggu, 23 September 2012

MUARA TEBO, MPC – PLN ranting Muara Tebo akhirnya mengambil langkah tegas terhadap penunggak bayaran pemakaian listrik. Tidak tanggung-tanggung, sekitar 200 KWH sudah dicabut oleh pihak PLN.

Pencabutan KWH ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi beban yang ditanggung oleh PLN akibat tidak dibayar oleh pelanggan yang sudah mencapai 3 bulan.

Kepala PLN ranting Muara Tebo Suja’i kepada harian ini Kamis (20/09) kemarin mengungkapkan hal tersebut. Namun diakuinya, pencabutan KWH itu dilakukan hanya kepada pelanggan yang nunggak mencapai 3 bulan atau lebih.

“Ya, kami akan mencabut KWH bagi pelanggan yang menunggak. Namun pencabutan ini sesuai dengan prosedur, yakni bagi warga yang sudah menunggak selama 3 bulan atau lebih,” jelasnya.

Untuk pencabutan KWH bagi pelanggan yang menunggak, PLN ranting Muara Tebo menurunkan tiga tim. Dalam beberapa hari kemarin, tim yang telah di turunkan kelapangan sudah melaksanakan tugas mereka dengan baik.

Dan telah memberikan efek jera dengan mencabut sebanyak 200 KWH  bagi pelanggan yang telah menunggak untuk membayar tagihan listrik.

“PLN ranting Muara Tebo membentuk 3 tim yang telah diturunkan. Ini demi kepentingan konsumen sendiri, jika tagihan dibiarkan menunggak maka untuk pembayarannya akan berat,” jelasnya lagi.

Dalam pencabutan KWH, tim yang di turunkan memang selalu menemukan kendala. Bahkan sering kali terjadi cekcok antara pihak PLN dengan warga. Namun sesuai dengan bukti tunggakan pelanggan mau tidak mau KWH tersebut harus dicabut, walaupun pencabutan tersebut dilakukan dengan paksa.

“KWH tetap harus di cabut walaupun dengan cara paksa,”akunya lagi.

Lanjut Suja’i, bagi pelanggan yang KWH-nya sudah dicabut dan akan melakukan pemasangan kembali, maka akan dikenakan biaya peyambungan. Biayayanya sendiri disesuaikan dengan daya sesuai dengan permintaan pelanggan.

Selain itu, Kepala PLN ranting Muara Tebo juga menjelaskan jumlah tagihan hingga tanggal 20  September 2012 kemarin. Karena tanggal 20 adalah batas pembayaran terakhir. Untuk jumlah tagihan pelanggan setiap bulannya hingga pukul 15.00 WIB kemarin, yakni tagihan lancar untuk masyarakat umum sebanyak Rp 960,9 juta , sedangkan jumlah tunggakan sebanyak 819,1  juta, TNI/Polri tagihan lancar sebanyak 19,1 juta lebih, tunggakan mencapai 59, 3 juta, Instansti vertikal yakni untuk tagihan lancar berjumlah 4,5 juta sedangkan tunggakan berjumlah 1,6 juta, sedangkan untuk Pemda Tebo sendiri jumlah tagihan lancar setiap bulannya sebesar 200,7 juta dan untuk tunggakannya sebesar 113 juta. (ald)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net