Headlines News :

Pasca Mundur Dari Demokrat, PPP Harapkan ZA Kembali

MerdekaPost | Senin, 24 September 2012

Zulfikar Achmad
Bungo, merdekapost.com – Pasca mundurnya H. Zulfikar Achmad (ZA) dari ketua Dewan Kehormatan (DK) DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi baru-baru ini. Nama mantan bupati Bungo dua periode itu menjadi tofik yang hangat diperbincangkan di koran-koran lokal di Bungo dan Jambi.

Hal ini terkait dengan ke partai manakah pria yang terkenal dengan gaya koboynya itu akan berlabuh pasca mundur dari Demokrat. Berhembus isu bahwa partai PDIP, Gerindra dan Golkar akan menarik ZA untuk dijadikan petinggi partai tersebut di Bungo.

Belum selesai kabar tersebut, kini mantan Bupati Bungo dua periode itu kembali diharapkan bisa balik atau kembali ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Sebab, ZA diharap bisa membangun PPP kedepannya.

Permintaan ini, diakui langsung oleh ketua DPW PPP Provinsi Jambi Evi Suherman melalui Sekretaris DPW PPP Jambi, Haviz saat dihubungi, Minggu (23/9) lalu.

Menurut Haviz, ZA merupakan orang yang bisa untuk membangun serta membenahi PPP
Jambi. Apalagi sebutnya, mantan bupati Bungo dua periode itu juga merupakan orang yang telah lama di PPP.

“Ya, kami memang mengharap beliau bisa kembali ke PPP, darahnya sudah kental di PPP,” ujar Haviz via telepon.

Terkait dengan permintaan tersebut katanya, telah disampaikan langsung ke ZA. Namun apakah permintaan tersebut diterima ZA atau belum hingga saat ini belum diketahui. “DPW telah kita minta untuk menghubungi Zulfikar,” akunya.

Terpisah Zulfikar Achmad dihubungi membenarkan, bahwa pasca pengajuan mundurnya dari Ketua Dewan Kehormatan DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi banyak partai lain yang menghubunginya untuk bisa bergabung.

Namun sebutnya, permintaan tersebut belum diterimanya ataupun menolaknya, mengingat
dirinya masih menunggu putusan dari DPP Partai Demokrat.

“Ya, DPW PPP ada menghubungi saya minta saya kembali ke PPP. Tapi belum saya putuskan. Saya masih menunggu putusan DPP dulu,” paparnya. ZA kembali menegaskan, pengajuan mundurnya dari Demokrat, karena dirinya merasa tidak diperlukan lagi.

“Dari situ saya merasa tidak ada gunanya bertahan sebagai Dewan Kehormatan. Karena jabatan itu adalah amanah,” pungkasnya.

(ald)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net