Headlines News :

Goyang Fenomenal Gangnam Style, Aksi "Norak" Kelas Dunia

MerdekaPost | Sabtu, 29 September 2012

Gangnam Style berhasil memecahkan rekor dunia

Merdekapost.com – Fenomenal. Satu kata yang bisa menggambarkan kesuksesan video klip Gangnam Style milik penyanyi asal Korea Selatan, Psy. Dalam waktu hampir tiga bulan, video berdurasi 4 menit 13 detik tersebut memecahkan rekorGuinness World Record sebagai video paling banyak disuka (like) di YouTube.
Dengan total 2,1 juta like, Gangnam Style mengalahkan videoParty Rock Anthem milik LMFAO, Baby milik Justin Bieber, danRolling in the Deep milik Adele. Hingga per 28 September 2012, video klip Gangnam Style di YouTube telah ditonton 298 juta kali sejak 15 Juli 2012. Ini menjadi prestasi tersendiri bagi musisi Asia di tengah dominasi Barat. 
Pertanyaan menarik yang kerap muncul di benak sejumlah pihak adalah apa yang membuat video ini begitu sukses. Jawabannya, cukup sederhana.  Tak perlu memahami Bahasa Korea Selatan untuk menikmati video Gangnam Style. Musik yang menghentak, gaya norak Psy, serta gerakan menunggang kuda sudah menjadi  daya tarik tersendiri.  
Ibarat candu, tak cukup menyaksikannya hanya sekali. Tengok saja pengakuan salah seorang reporter CNN yang telah menonton video tersebut hingga 15 kali serta tanggapan Los Angeles Times beberapa pekan setelah Gangnam diunggah di YouTube.
"Adapun mengapa video tersebut sangat berhasil -12 juta dan terus bertambah- sudah sangat jelas. Tonton saja, lalu tonton lagi. Lalu tonton sekali lagi setelah itu. Dan lain waktu," tulis The Los Angeles Times.
Seiring ulasan di beberapa media terkemuka dunia, popularitas Gangnam Style kian meroket. Selebritas top ramai-ramai memberikan tanggapan terhadap video tersebut di jagat Twitter. Mulai dari Robbie Williams, Josh Groban, Britney Spears, Tom Cruise hingga Katy Perry. Bahkan keinginan Spears untuk mempelajari tarian Gangnam Style akhirnya terwujud setelah ia dipertemukan dengan Psy dalam acara The Ellen DeGeneres Show
Bak kacang goreng, Psy laris manis menjadi bintang tamu dalam berbagai program televisi popular di Amerika Serikat. Dalam acara yang dihadirinya, Psy acap kali diminta untuk memperagakan tarian Gangnam Style dan menari bersama sang host. Pria yang fasih Berbahasa Inggris ini tanpa sungkan memperlihatkan tarian fenomenalnya. Termasuk saat bertemu dengan Chairman dan mantan CEO Google, Eric Schmidt di Korea, beberapa hari lalu.
Menjamurnya Parodi Gangnam Style
Tak hanya sang penyanyi laris sebagai bintang tamu, demam Gangnam Style juga memberikan inspirasi bagi para penggemar di seluruh penjuru dunia untuk membuat video klip parodi. Jumlah video klip parodi ini kabarnya sudah mencapai ribuan. 
Meski demikian, tampaknya tak semua pihak menyambut hangat parodi tersebut. Di El Monte, California, Amerika Serikat (AS), aksi 14 penjaga kolam renang memparodikan Gangnam Style berujung pada pemecatan. Juru bicara Kota El Monte, Robert Alaniz menyatakan, pemecatan dilakukan karena para pegawai telah melanggar kontrak untuk tidak menggunakan properti untuk kepentingan atau keuntungan pribadi. Dalam kasus ini, para pegawai diduga mengenakan seragam mereka saat merekam video.
Kabar ini pun sampai ke telinga Psy. Dalam wawancara dengan MTV, Psy menyesalkan situasi tersebut dan meminta agar pejabat El Monte mempertimbangkan untuk mempekerjakan kembali 14 penjaga kolam renang tersebut.
Dari dunia hiburan, Gangnam Style menjalar ke ranah politik. Adalah ulah host ternama AS, Jay Leno. Dalam acara The Tonight Show With Jay Leno yang tayang 31 Agustus lalu, Leno menampilkan video klip parodi yang memperlihatkan sosok Mitt Romney gadungan menariGangnam Style saat Konvensi Nasional Partai Republik. Sebelum memperkenalkan video tersebut, Leno berbicara soal upaya Mitt Romney yang merupakan Kandidat Presiden AS untuk menarik simpati dari kalangan muda. 
Mendobrak Mainstream
Dengan gaya norak dan tubuh tambun, kehadiran Psy seolah mendobrak mainstreamindustri musik Korea Selatan,  yang didominasi oleh penyanyi berwajah tampan dan bertubuh atletis.  Dalam video Gangnam Style,  Psy mengenakan dasi kupu-kupu dipadu jaket dengan warna variasi, mulai dari pink hingga biru muda. Selain busana yang tidak biasa, Psy juga memperlihatkan tarian funky yang menyerupai gerakan tengah menunggang kuda.
"Tujuan saya dalam video musik ini adalah untuk tidak terlihat keren sampai akhir. Dan saya berhasil mencapainya," kata Psy kepada kantor berita Reuters.
Lagu Gangnam Style sendiri sebenarnya ditulis Psy untuk menanggapi materialisme yang merajerela dan semakin pentingnya sebuah penampilan di Korea Selatan, terutama di wilayah Gangnam.
"Terlalu panas dan perekonomian sangat buruk. Oleh karena itu saya ingin lagu ini, lirik, tarian dan semuanya penuh dengan semangat," ucap pria yang pernah menempuh pendidikan di Boston University ini.
Di negaranya, Psy bukan penyanyi kemarin sore. Pria kelahiran 31 Desember 1977 ini, mengawali karier di dunia musik sejak tahun 2001. Namun, perjalanan kariernya tak berjalan mulus. Album pertama dan kedua Psy dilarang berbedar karena mengandung lirik yang tidak sopan dan dianggap akan memberikan efek negatif bagi generasi muda. 
Tahun 2010, pemilik nama asli Park Jae-sang ini bergabung dengan YG Entertainment. Manajemen yang juga menaungi Big Bang dan 2NE1. Keputusan Psy pindah manajemen tak sia-sia.  
Seperti diketahui, album ke-6 Psy bertajuk PSY's Best 6th Part 1 yang memuat lagu Gangnam Style merasih sukses internasional. Kini, dengan menggandeng label rekaman Island Records, cukup menarik untuk disimak bagaimana kiprah Psy ke depannya. 
(choe)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net