Headlines News :

Banyak Potensi PAD Tebo yang Terabaikan

MerdekaPost | Kamis, 27 September 2012

Danau Sigombak
Sektor Pariwisata dan Parkir Perlu Penggarapan Serius

Tebo, MPC - Kabupaten Tebo yang baru berumur 10 tahun lebih, hingga saat ini masih terseok-seok untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini tidak lain karena banyaknya sumber PAD yang masih terabaikan.
   
Sidik, warga Tebo Ulu mengatakan, banyak potensi PAD yang tidak digarap. Salah satunya wisata yang beraneka ragam dan memiliki daya tarik. Hal itu dikarenakan tidak adanya konsep yang serius dari Pemda. salah satu contoh adalah potensi wisata danau sigombak, hingga saat ini belum nampak upaya nyata untuk menjadikannya sebagai salah satu penopang PAD Tebo.

"Sejauh ini Pemda terus membangun, tapi tidak begitu dominan memikirkan bagaimana PAD terus meningkat. Nyatanya asset wisata yang harusnya menjadi sumber PAD banyak tidak digarap,"katanya, kemarin.

Senada dikatakan Najamudin warga Tebo Ilir. Pada dasarnya untuk penarikan retribusi parkir juga memiliki daya yang besar dalam menunjang PAD Tebo. Hanya saja untuk diwilayah Tebo Ilir, terutama pasar Sungai Bengkal saat ini masih terkendala sarana tempat.

"Kita masih terkendala tempat parkir dan sarananya, sebenarnya jika kita sudah hampir bisa memanfaatkan hal itu untuk penambah PAD, tapi kami masih upayakan berunding dengan pemuda untuk meminjam tempat parkir," terangnya pula.

Selain itu, dikatakan Kakan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KPTSP) Tebo, Suhut, beberapa waktu lalu. Katannya, Tebo, baik di kota maupun Rimbo Bujang hingga ke Blok F banyak bangunan tanpa Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Padahal itu salah satu potensi pemasukan bagi daerah.

Begitu juga dikatakan Kepala Dinas Perkebunan, Supadi. Sekian ratus hektar lahan milik pribadi di atas 25 hektar, juga banyak yang tidak memiliki izin. Harusnya dengan adanya itu mampu mendongkrak pendapatan daerah. Hanya saja sampai saat ini sosialisasi belum dilaksanakan.

Dengan adanya kondisi demikian, masyarakat dan mahasiswa berharap Pemerintah dapat memperhatikan hal tersebut dan mencari agar sistem dapat berjalan dengan baik sehingga mampu menunjang PAD. Hal inipun juga terjadi dengan rendahnya kesadaran sejumlah perusahaan perkebunan yang tidak membayar pajak, atau sejumlah alat berat yang ngemplang atau tidak membayar pajak. Itu dinilai tidak sejalan dengan cita-cita pembangunan. Sebab sejauh ini masyarakat dengan senang hati selalu menunaikan perpajakan.

"Meskipun ada diantara kami yang enggan bayar pajak, tapi mayoritas membayar PBB, kami juga bayar pajak motor. Tapi sayangnya mereka yang mempunyai kekayaan lebih besar sering lalai," kata Indah, juga warga Tebo Tengah.

Ditambahkan lagi oleh mahasiswa Frengky. "Harapan kita dari dulu-dulu PAD Tebo meningkat. Sebab dengan demikian maka pembangunan akan semakin meningkat. Kami sangat berharap Pemda dapat serius menangani hal ini dan kedepan baik Kota Muara Tebo maupun Rimbo Bujang dan semua kecamatan dapat mencapai pembangunan yang layak dan baik,"katanya.

(ald)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net