Headlines News :

Rehab Jalan Muara Tebo-Pulau Temiang Diduga Dikerjakan Asal Jadi

MerdekaPost | Senin, 30 Juli 2012

Salah satu titik jalan yang sudah terkelupas padahal baru saja ditempel (f.doc)
Baru Dikerjakan Sudah Hancur Lagi

Muara Tebo, merdekapost.com – Pengerjaan Pemeliharaan jalan Muara Tebo menuju Pulau Temiang (jalan Padang lamo) Kabupaten Tebo yang merupakan proyek Dinas PU Propinsi Jambi diduga dikerjakan asal jadi. Banyak tempelan yang sudah terkelupas, bergelombang dan berlobang.

Pantauan Koran ini disepanjang jalan Padang lamo itu mulai dari Muara Tebo hingga ke Pulau Temiang Kecamatan Tebo Ulu, masih banyak lobang-lobang menganga dan bahkan tempelan-tempelan aspal (patcing) sudah terkelupas, padahal proyek pemeliharaan jalan tersebut baru saja dikerjakan dan di papan nama merek proyek disebutkan bahwa waktu pengerjaan di dalam kontrak dimulai pada Maret 2012 lalu dan dikerjakan oleh rekanan yaitu PT.Sungai Pinang Jaya.

Kemudian, selain sudah mulai terkelupas, pengerjaan tempelan jalan tersebut juga tidak merata dan terkesan asal-asalan, ini membuat masyarakat yang berada disepanjang jalan lintas padang lamo tersebut menduga bahwa ada mark up, sebab, jika dilihat dari nilai kontrak senilai 2,7 Milyar lebih ini tidak sebanding dengan hasil pekerjaan.

Seperti diungkapkan warga bernama Syafrudin, dirinya menilai pengerjaan rehab atau pemeliharaan jalan padang lamo tersebut asal-asalan dan tidak seimbang dengan dana yang dikeluarkan. Dikatakannya, “orang awam pun bisa menilai, jika pengerjaannya macam ini, asal-asalan dan tidak seimbang antara dana yang dikeluarkan dengan hasilnya”. Ungkap Bapak dua anak ini.

Papan merk proyek (f.doc)
Hal senada juga diungkapkan oleh Sidik, menurutnya, kualitas pengerjaan jalan didepan rumahnya itu sangat buruk dan asal jadi. “Jangankan untuk masa satu tahun, baru satu bulan saja sudah mulai hancur, kontraktornya asal-asalan dalam bekerja, mungkin karena ini proyek propinsi dan pengawasannya kurang, jadi mereka (rekanan-red) bekerja asal-asal saja”. Protes sidik.

Namun, pada papan merk proyek tertulis bahwa masa pengerjaan rehab atau pemeliharaan jalan tersebut selama 180 (seratus delapan puluh hari) terhitung maret 2012 lalu, artinya pengerjaannya masih dalam masa pemeliharaan, untuk itu diharapka kepada pelaksana proyek untuk segera memperbaiki kembali sehingga kualitas jalan bisa lebih baik dan tidak mengundang tanya dari masyarakat.

Sementara itu, Kadis PU Kabupaten Tebo, ketika dikonfirmasi sehubungan dengan pelaksanaan proyek pemeliharaan jalan tersebut belum berhasil ditemui begitu juga dengan Kabid Bina Marga dinas PU Propinsi jambi belum berhasil dihubungi. (ald) 

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net