Headlines News :

Musa Mundur dari Ketua STIT Al-Falah Rimbo Bujang

MerdekaPost | Jumat, 06 Juli 2012

Kampus STIT Al Falah Rimbo Bujang Tebo
TEBO, Merdekapost.com — Pasca mencuatnya dugaan kecurangan yang dilakukan pengurus Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Falah Rimbo Bujang, Tebo, dan tingginya arus protes yang muncul, Ketua STIT Al-Falah, Musa, S.Ag, M.Pd.I mengajukan pengunduran diri sebagai Ketua STIT.

Pengunduran diri Musa dilakukan saat penyegelan kampus oleh pihak Kopertais Wilayah XIII IAIN STS Jambi yang dipimpin oleh As’ad Isma sebagai Wakil Kopertais, Rabu (4/7) malam, sekitar pukul 21.00 WIB.

Surat pengunduran diri disampaikan oleh Maimunda, isteri Musa. Surat itu dibuat Musa Selasa 3 Juli 2012 pukul 10.37 WIB, dihadapan Wakil Koordinator Bidang Kelembagaan dan SDM Kopertais Wilayah XIII IAIN STS Jambi.

Musa menyatakan pengunduran diri dilakukannya dengan sesungguhnya dengan sadar dan tanpa paksaan dari pihak manapun. Ia menyerahkan sepenuhnya mekanisme pemilihan Ketua STIT Al-Falah Rimbo Bujang pada Kopertais Wilayah XIII IAIN STS Jambi.

Surat pengunduran diri dibuat Musa S.Ag M.Pd.I di atas materai Rp 6.000 dengan diketahui oleh Kopertais Wilayah XIII Jambi, As’ad Isma, sebagai Wakil Kopertais, dan saksi-saksi, yakni Rusmini (Wakil Sekretaris Kopertais), Sofinar (Kasubag AUAK Kopertais, dan Hermantoni Staf Kopertais).

Menanggapi hal itu, As’ad Isma, menjelaskan, untuk sementara kampus STIT Al-Falah Rimbo Bujang ditutup sampai permasalahannya selesai. Sementara, berdasar pertemuan antara Wakil Koordinator Kopertais dengan mahasiswa dan para dosen, menginginkan perkuliahan tetap dilanjutkan.

Dalam menyikapi masalah itu As’ad Isma menyatakan, perkuliahan bisa dilanjutkan dan akan melihat sejauhmana STIT Al-Falah berubah ke arah yang lebih baik. Menurutnya, di dalam kampus STIT Al-Falah telah terjadi pelanggaran UU Pendidikan Nasional, pelanggaran budaya akademik dan aspek keuangan.

“Kalau memang dapat dipertanggung-jawabkan, proses perkuliahan dapat dilanjutkan, dengan syarat seluruh mahasiswa yang akan ujian skripsi untuk sementara distop. Bagi yang sudah ujian skripsi pemberian ijazahnya ditunda, karena menyangkut kredibilitas seorang sarjana,” tegas As’ad. (ald)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net