Headlines News :

Guru dan Siswa Demo Desak Kepala SMK 2 Bangko Mundur

MerdekaPost | Selasa, 17 Juli 2012

Para guru dan siswa demo mendesak Kepala SMKN2 Bangko Mundur
Dinilai Tidak Transparan dan Arogan
 
BANGKO, merdekapost.com - Ratusan siswa SMK 2 Bangko, beserta guru mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Merangin untuk menunutut supaya Kepala Sekolah (Kepsek) Sukardi, S.Pd.I dicopot dari jabatannya.

Tidak hanya meminta  Kepsek Sukardi untuk dicopot, Senin (16/7) kemaren, siswa SMKN 2 beserta guru juga meminta Diknas supaya dapat memberhentikan Waka Kurikulum Tri Haryadi, dan juga Waka  Rencana Pembangunan (Rembang) Zhudi Mirzan ST. Alasannya, selama masa kepemimpinan Sukardi di SMKN 2 dinilai oleh para guru tidak ada transparan antara kepala sekolah dengan para guru yang ada di SMK tersebut.

Bagi para guru yang berceloteh akan dipindahkan kesekolah lain tanpa ada memberi peringatan terlebih dahulu, dalam hal ini para guru banyak yang tidak setuju atas kesewenangan Sukardi.

Siswa yang belajar di kelas dua dan tiga selalu di mintai pungutan yang tidak jelas kegunaannya. Ada uang pembangunan yang harus dibayar oleh seluruh siswa sebesar Rp 750.000 dan ada juga iyuran pembuatan kartu SIM yang di pungut Rp 100.000 persiswa, sementara siswa di SMKN 2 sekarang lebih kurang 1000 lebih siswanya.

"Kalau SMKN 2 tidak di kontrol oleh Diknas, maka sekolah tersebut akan menjadi ajang bisnis pribadi dan di nikmati oleh orang-orang tertentu saja," ujar Abdullah Kamel, salah seorang guru, dalam orasinya.

Menyingkapi hal tersebut, Peltu Kadis Diknas Ahmad Bastari  akan membuat surat panggilan terhadap tiga orang petinggi sekolah tersebut, dan juga akan menarik ke tiga nya ke kantor Diknas Merangin untuk sementara. Diknas Merangin akan membentukan Tim untuk turun ke sekolah tersebut guna menyelidiki permasalahan yang ada. Jika terbukti maka pihak Diknas akan memberi tindakan yang tegas terhadap Sukardi Cs.

"Kami pihak Dinas akan melakukan penyelidikan ke sekolah. Jika memang terbukti apa yang dilakukan oleh Sukardi cs , maka kami akan memberikan tindakan yang tegas, dan kami tidak memandang bulu, siapa yang salah harus menerima resikonya," ujar Bastari.

Disisilain, Sekda Merangin, Drs H.Khafid Moien menjelaskan, jika memang benar apa yang terjadi terhadap sekolah SMKN 2 tersebut kepala sekolah beserta waka kurikulum dan waka Rembang akan ditarik ke Diknas.

"Jikalau memang benar itu adanya maka kepala sekolah tersebut akan kita tarik ke Diknas, dan untuk sementara kepala sekolah akan digantikan oleh Pengawas," tandasnya. (her)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net