Headlines News :

Dikbudpora Hanya Terima Usulan Rooling Kepala SDN 17 Pintas

MerdekaPost | Sabtu, 28 Juli 2012

Tidak Ada Laporan Kepsek Jarang Masuk

Muara Tebo, MPC - Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Tebo melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabiddikdas), Triyatna, S.Pd, M.Si menegaskan, pihaknya hanya menerima permintaan dan usulan rooling kepala SDN 17 Desa Pintas Muara Tabir. Sementara mengenai pengaduan secara tertulis terhadap kelalaian Armeli Nadril, yang disebut-sebut jarang masuk tersebut, tidak ada sama sekali.

“Kita hanya terima usulan untuk rooling kepala sekolah, namun mengenai pengaduan secara tertulis tentang kelalaian Kepala SD Negeri 17 Pintas yang dimaksud itu kami tidak ada menerima,” ujar Triyatna, kemarin.

 Lebih jauh dikatakannya, Dikbudpora akan melakukan verifikasi terhadap usulan rooling tersebut. Sedangkan mengenai kabar yang mengatakan bahwa Armeli Nadril jarang masuk sehingga mengakibatkan kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 17 Pintas tidak berjalan maksimal tersebut akan ditelusuri apakah hal itu benar atau tidak.

 “Hanya usulan, Nanti kami akan lakukan verifikasi, apakah kabar itu benar atau tidak. Sedangkan mengenai rooling ini nanti akan disampaikan ke BKD Tebo,”tegasnya pula.

Sementara itu dilain tempat beberapa waktu lalu, Kepala UPTD Muara Tabir lagi-lagi  mengatakan bahwa teguran terhadap kepala SDN 17 Pintas yang jarang masuk tersebut sudah sering disampaikan. Warga pun sudah sangat kecewa karena kegiatan belajar mengajar di sekolah itu tidak berjalan dengan baik dan sebagaimana mestinya.

“Permohonan usulan untuk menggantikan Kepala SD Negeri 17 Pintas ini sudah kami sampaikan, pihak sekolah juga sudah sering di tegur. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan langkah apa dan apa hasilnya,”ujar Wilkizman, beberapa waktu lalu.

Ironisnya, sekedar mengingatkan bahwa sampai saat ini selain masalah pengaduan Kepala Sekolah yang tidak jelas kebenarannya itu, sebanyak 336 murid di SD Negeri 17 Pintas ini hanya memiliki tenaga pengajar Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 6 orang. Bahkan mengalami kekurangan Ruang Kelas Baru (RKB) secara normal sebanyak 6 lokal. (ald) 

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net