Headlines News :

Musda KNPI Tebo Dinilai Cacat Hukum

MerdekaPost | Selasa, 19 Juni 2012

TEBO, Merdekapost.com - Meskipun Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)  kabupaten Tebo sudah berjalan, namun Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tebo tetap menolak hasil musda yang dinilai cacat hukum.

Ketua PMII Tebo, Ishak, menyatakan tidak menerima SK Revisi pengurus KNPI Tebo yang dikeluarkan oleh KNPI Jambi. Menurut aktivis mahasiswa Tebo ini, seharusnya DPD KNPI Provinsi Jambi sudah membekukan kepengurusan yang sudah lama habis masa periodenya, dan segera mengambil alih agar dilakukan Musda.

"Dalam aturan organisasi KNPI jelas, jika habis masa kepengurusan ditingkat dua, tingkat satu harus segera mengambil alih atau mengkaratekerkan dan digelarnya musda, bukan malah merevisi SK pengurus, atas dasar apa keluarnya SK Revisi, mungkin itu salah satu sikap kami tidak menghadiri Musda yang di gelar kemarin, karena keabsahannya dipertanyakan," ungkap Ishak.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Ketua GP Ansor Tebo, Amir Muamar, yang turut mempertanyakan SK Revisi. Menurut Amir, apapun alasannya, KNPI Provinsi tidak dibenarkan merevisi SK pengurus yang sudah kadaluarsa.

"Kami minta KNPI Provinsi membatalkan SK Revisi, karena itu jelas melanggar aturan organisasai KNPI, dan kami juga tidak mau masuk dalam sejarah ikut membenarkan sesuatu yang salah dalam aturan organisasi KNPI, karena ini akan berdampak pada penerus yang akan datang, karena kami tau semua yang tergabung dalam KNPI bukan orang orang bodoh," ungkap Amir Muammar.

Sementara, jalannya musda sempat memanas, karena salah satu OKP dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Tebo, Maskur juga bersitegang mempertanyakan SK Revisi, Maskur yang juga bagian dari pengurus yang direvisi sempat emosi dalam forum Musda.

Sekretarsis KNPI Provinsi Jambi, Soni Zainul sempat memberikan penjelasan soal di terbitkannya SK Revisi. Menurut Soni, keluarnya SK Revisi karena adanya surat dan hasil rapat pengurus KNPI Tebo untuk dikeluarkannya SK Revisi.

"Semua yang telah kami lakukan sudah sesuai dengan aturan, dasarnya jelas adanya surat dari hasil rapat pleno pengurus KNPI Tebo tanggal 18 yang di tanda tangani pengurus, agar dikeluarkannya SK Revisi, jika memang benar pleno tanggal 18 tersebut hanya rekayasa dari ketua KNPI Tebo maka kami dari KNPI Propinsi Siap membatalkan SK Revisi," ungkap Soni. 

(ald)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net