Headlines News :

Masjid Seribu Tiang di Jambi

MerdekaPost | Minggu, 20 Mei 2012

JAMBI - Berkunjung ke Kota Jambi, belum lengkap kalau tidak singgah sejenak ke Masjid Agung Al-Falah. Masjid yang lebih dikenal dengan nama Masjid Seribu Tiang ini diresmikan oleh mantan Presiden Soeharto, pada 29 September 1980.

Masjid Seribu Tiang ini memiliki arsitektur yang unik, karena tidak memiliki dinding atau satu pintu pun. Melainkan ditopang oleh banyak tiang.

Namun, tiang-tiang ini tidak mencapai seribu, hanya memiliki 256 tiang. Struktur seperti ini dipilih agar angin dapat bebas masuk sehingga membuat suasana di masjid terasa sejuk.

Menurut sejarah, tanah tempat Masjid Seribu Tiang ini berdiri dahulunya merupakan istana tanah pilih dari Sultan Thaha. Kemudian, istana tersebut dibumihanguskan oleh Belanda karena Sultan Thaha membatalkan perjanjian dengan Belanda. Kemudian pada tahun 1906, lokasi masjid Agung Al-Falah ini dijadikan asrama tentara Belanda. Lalu, setelah masa kemerdekaan dijadikan sebagai asrama TNI Jambi.

Ketika memasuki bagian tengah masjid, begitu terasa kemegahannya. Dihiasi ukiran dan kaligrafi yang indah, dan delapan tiang penyangga di tengah-tengah masjid berwarna berbeda dari tiang-tiang di bagian lain, yaitu kuning keemasan dengan hiasan ukiran yang cantik. Terdapat pula kubah indah berukuran besar dengan warna beragam dan kaligrafi yang terbuat dari kaca.

Masjid ini memiliki luas bangunan 6.400 meter persegi, dan berdiri di atas tanah seluas 2,7 hektar.

Masjid Agung Al-Falah ini mampu menampung sekira 10 ribu jamaah, dan kerap dikunjungi ulama-ulama terkenal, salah satunya Almarhum KH Abdurrahman Wahid.
(choe)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net