Headlines News :

KPK Periksa Saksi Kasus Pembelian Saham Garuda oleh Nazaruddin

MerdekaPost | Selasa, 22 Mei 2012


JAKARTA - Direktur PT Exartech Technology Utama, Gerhana Sianipar, memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa ihwal pencucian uang dalam pembelian saham PT Garuda Indonesia.

Dia akan diperiksa sebagai saksi dari tersangka Muhammad Nazaruddin.

Gerhana tiba di Gedung Anti-korupsi itu pukul 13.15 WIB tanpa ditemani siapapun. Tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari bibir Gerhana. Perempuan itu segera masuk ke dalam lobi KPK.

Ihwal indikasi praktek pencucian uang di PT Garuda Indonesia bermula dari pembelian saham perdana oleh lima anak perusahaan PT Permai Group.

Perusahaan milik Nazar ini ditengarai membeli saham PT Garuda senilai Rp.300,8 miliar melalui PT Mandiri Sekuritas. Uang tersebut diduga berasal dari korupsi pembangunan Wisma Atlet SEA Games.

KPK sendiri telah menetapkan Muhammad Nazaruddin sebagai tersangka pencucian uang sejak 13 Februari lalu. Dia dijerat pasal 12 a atau b subsidair pasal 5 ayat 2, subsider pasal 11 Undang-Undang 31 tahun 1999 yang diubah Undang-undang nomor 20 tahun 2001, serta pasal Tindak Pidana Pencucian Uang pasal 3 atau pasal 4 junto pasal 6 Undang-undang nomor 8 tahun 2010 junto pasal 55 KUHP pasal 55 ayat 1.

(choe)

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net