Headlines News :

Inilah Kronologi Penembakan 2 Satpam IPB oleh Maling Motor

MerdekaPost | Sabtu, 26 Mei 2012

Jakarta - Dua anggota Unit Keamanan Kampus (UKK) Institut Pertanian Bogor (IPB) menjadi korban keganasan pencuri motor yang beraksi di kampus. Mereka menembak kedua satpam itu hingga tewas. Bagaimana kronologinya?

Identitas dua security yang meninggal dunia adalah Supriatna dan Suhardi. Keduanya ditembak di bagian dada dan tewas saat tiba di Rumah Sakit Karya Bhakti Bogor. 


Berikut kronologi kejadian tersebut, seperti dirangkum dari keterangan polisi dan kesaksian mahasiswa IPB:

Jumat 25 Mei 2012

Pukul 11.55

Kejadian terjadi sekitar 5 menit sebelum Adzan Jumat berlangsung. Ada dua pemuda datang ke parkiran motor masjid Al-Hurriyah mengendarai motor Vario. Mereka terlihat memegang sebuah motor Honda CBR kuning. Aksi mereka dicurigai oleh Supriatna atau Pak Bonar. Mereka lalu dimintai identitasnya, namun menolak hingga terjadilah perdebatan. Sejurus kemudian, pelaku mengeluarkan pistol dan menembak Supriatna.

Tak lama kemudian, datang Suhardi yang mencoba meringkus pelaku. Namun kedua pria yang masing-masing memegang pistol ini juga ikut menembaknya hingga tersungkur. Pelaku langsung melarikan diri.

Pukul 12.10 

Setelah terjadi penembakan, pelaku kabur dan sempat menabrak mobil salah satu staf rektorat IPB. Mereka juga menodongkan pistol kepada para pengendara dan para jamaah yang hendak salat Jumat.

Pukul 12.20 

Dua petugas keamanan Suhardi dan Supriatna tiba di RS Karya Bhakti dalam kondisi tewas. Satu orang tewas di lokasi kejadian, sementara satu lagi tewas di perjalanan. Setelah itu, jenazah dibawa ke RS PMI untuk diautopsi.

Pukul 16.00 

Polisi menemukan motor Vario milik pelaku yang ternyata ditinggalkan di lokasi yang berjarak 1 Km dari tempat kejadian perkara. Motor itu kini sudah diamankan. Diduga, para pelaku kabur ke arah hutan. Setelah itu, pelaku sempat membeli sandal di kawasan Leuwikopo.

Pukul 21.00 

Jenazah korban penembakan dibawa ke IPB untuk penghormatan terakhir. Keduanya kemudian diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan. Penghargaan pun diberikan pihak rektorat IPB karena jasa keduanya.

Sabtu (26/5), pukul 09.00 WIB

Polisi membuat sketsa wajah pelaku berdasarkan keterangan saksi-saksi. Selain itu, proyektil yang ditembakkan pelaku juga sedang dipelajari.


(choe)

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net