Headlines News :

HBA - Fachrori Lepas Tokoh Agama, Adat dan Masyarakat Umroh

MerdekaPost | Senin, 21 Mei 2012


Gubernur dan Wagub Jambi saat melepas keberangkatan Jamaah Umroh
JAMBI, MERDEKAPOST.COM - Gubernur Jambi H. Hasan Basri Agus (HBA) dan Wakil Gubernur (Wagub) H. Fachrori Umar melepas keberangkatan 61 tokoh agama, adat dan masyarakat ke tanah suci Mekkah untuk melakukan ibadah umroh, Minggu (20/5). Acara pelepasan berlangsung di rumah dinas Gubernur Jambi.

Sebanyak 45 orang dibiayai dengan dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Provinsi Jambi tahun 2012, sedangkan lima orang melalui dana pribadi Gubernur Jambi dan 11 orang lainnya dengan biaya sendiri.
Gubernur dan Wagub menyatakan, program memberangkatkan ibadah umroh bagi tokoh agama, adat dan masyarakat ini merupakan program Gubernur dan Wakil Gubernur.
”Program memberangkatkan para guru mengaji, ustadz, penyuluh agama Islam dan tokoh adat serta tokoh agama ini adalah program kami berdua, makanya saat ini kami tampil berdua,” ujar Gubernur.
Gubernur berharap para jemaah saat berada di tanah suci Mekah saat berada di tempat-tempat yang mustajab dalam berdoa agar mendoakan Provinsi dan rakyat Jambi secara khusus dan Indonesia pada umumnya.  Do’akan rakyat Jambi diberi kemudahan rezeki, dijauhi dari segala balak musibah. Kemudian do’akan pemerintah Provinsi Jambi (bukan pejabatnya) agar dimudahkan rezeki untuk membangun Jambi, yang artinya uang yang didapat untuk rakyat, untuk membangun Provinsi Jambi, artinya pemerintah pusat akan dengan mudah memberikan bantuannya untuk Provinsi , kemudian Allah memberikan sumberdaya alam yang melimpah, kemudian doakan pula agara para pemimpin di daerah ini pemikirannya yang cerdas untuk membangun dan memimpin rakyat Jambi, Provinsi Jambi bisa selalu dalam kondisi aman, damai dan tenteram.

Diterangkannya, program memberangkatkan para tokoh agama, tokoh adat maupun tokoh masyarakat umroh itu telah dilakukannya sejak dirinya menjadi Bupati Sarolangun. ''Sedangkan ketika jadi Gubernur Jambi, ini merupakan keberangkatan ke dua dan dimulai tahun 2011, lalu,'' terangnya.

Gubernur memaparkan inspirasi untuk memberangkatkan ibadah umroh para ulama guru mengaji (ustadz), penyuluh agama dan tokoh adat ke Tanah Suci Mekkah ini, diawali ketika menjabat sebagai Bupati Sarolangun. Dimana saat melaksanakan ibadah umroh terbayang demikian banyak guru-guru mengaji di desa-desa dalam Provinsi Jambi, yang setiap harinya mengajar mengaji, mengajarkan tentang Ka’bah, ibadah haji  ke Tanah Suci Mekah, Madinah dan seterusnya. Namun belum berkesempatan untuk melihat Ka’bah itu sendiri, belum pernah sampai ke Tanah Suci Mekah, apalagi untuk berhaji.

Jamaah Umroh yang terdiri dari tokoh agama, guru ngaji dan tokoh 
masyarakat Jambi
“Ketika saya baru menjadi Bupati Sarolangun, saya melaksanakan ibadah umroh, saat berada di Makkah saat melihat para jemaah melaksakan tawaf. Saat itu terbersit dalam hati saya, demikian banyak para ulama dan guru mengaji yang mengajarkan tentang agama, tentang ibadah haji di desa-desa. Namun belum berkesempatan melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci Mekah ini karena tidak memiliki biaya. Saat itulah langsung memutuskan memasukkan dalam anggaran di Kabupaten Sarolangun untuk memberangkatkan para ulama dan guru mengaji melaksanakan ibadah umroh,'' paparnya.
Gubernur mejelaskan keberangkatan umroh ini adalah rahmat yang diberikan oleh Allah SWT karena kesungguhan dan niat suci para guru, ulama dan tokoh adat untuk mensyiarkan ajaran agama Islam. ''Pada hakikatnya keberangkatan ini adalah Ridho dari Allah SWT. Karena bapak-bapak telah melakukan hal baik bagi aagama dan masyarakat. Maka Allah memberi petunjuk dan menggerakkan pemerintah daerah untuk melaksanakan kegiatan ini, dan masih banyak lagi permohonan yang akan diberangkatkan dan mudah-mudahan selama lima tahun dapat dilaksanakan,'' tegas Gubernur.
Gubernur juga mengharapkan sepulangnya rombongan umroh ini dari Mekah para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat ini dapat terus melanjutkan tugas dan pengabdiannya. ''Saya berharap bapak-bapak dapat menjalankan ibadah ini dengan baik dan sepulangnya dari tanah suci terus mengabdi untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan Negara.

Sedangkan Wagub Jambi, Drs H Fachrori Umar, M. Hum berharap agar para jamaah umroh itu bisa menjaga kekompakan, dapat saling mengingatkan, dan terus menjaga kesehatannya. ''Niatkan selama berada di tanah suci Mekah untuk melaskanakan ibdah, jangan sampai karena kurang sehat sedikit kemudian tidak bersemangat untuk beribadah,'' pinta Wagub.

Sedangkan Kepala Biro Kesejahteraan Masyarakat dan Sosial Setda Provinsi Jambi, H Mubaroq Eldrin, SE, MBA menyatakan ibadah umroh akan dilaksanakan selama sembilan hari. ''Mereka ini adalah guru-guru ngaji, guru madrasah, imam mesjid dan perwakilan lembaga adat,'' ujarnya.

Mubaroq menyatakan nantinya seluruh biaya keberangkatan 45 orang yang dibiayai Pemprov Jambi akan ditanggung dengan dana APBD Provinsi Jambi tahun 2012. ''Ini merupakan keberangkatan yang ke dua. Setelah di tahun 2011 lalu telah diberangkatkan sebanyak 40 orang yang dibiayai APBD Provinsi Jambi tahun 2011,'' kata Mubaroq.
Karo Kesramas menyatakan kegiatan itu dalam upaya memberikan bekal dan menambah wawasan keilmuan, dan amaliah secara nyata kepada para ulama guru mengaji/ustadz, penyuluh agama dan tokoh adat, yang dapat digunakan sebagai dasar dan pedoman dalam menyampaikan atau mensyiarkan agama terkait dengan tatacara pelaksanaan ibadah haji ataupun ibadah umroh.


(HER)

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net