Headlines News :

Dinkes Tebo Kekurangan Stock Obat Sejak 3 Bulan Lalu

MerdekaPost | Rabu, 25 April 2012


Jauhari (Kadiskes) Tebo

Jauhari : Kita hanya memiliki 54 Jenis Stok Obat di Buffer Stock

TEBO, MPOnline –Kabupaten Tebo sekarang ini tidak memiliki stok obat dan yang jauh dari cukup, bahkan  dari standar Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) setiap kabupaten dan kota harus memiliki 144 jenis obat di buffer stock (gudang obat – red), sedangkan Kabupaten Tebo saat ini hanya memiliki 54 jenis obat yang tersedia.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Tebo, Drs H Jauhari MM saat dikonfirmasi membenarkan tentang kurang dan sangat minimnya stok obat yang dimiliki oleh Kabupaten Tebo sekarang ini. “Memang benar kalau sekarang ini kita sangat kekurangan stok obat, berdasarkan standar Kemenkes RI ada 144 jenis obat yang harus dimiliki oleh setiap kabupaten dan kota, akan tetapi kita hanya memiliki 54 jenis stok obat di Buffer Stock,” tuturnya.

Jauhari mengatakan bahwa obat yang ada di buffer stock adalah obat yang akan didistribusikan kepada seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Tebo, karena terbatasnya macam stok obat yang tersedia, maka kondisi serupa pun juga terjadi di Puskesmas yang ada di Kabupaten Tebo. “Seperti halnya obat jenis antibiotik, sudah 3 bulan lalu kita kehabisan stok jenis antibiotik tersebut, dan kondisi ini juga dialami di Puskesmas yang ada di Kabupaten Tebo,” jelasnya lagi sembari mengatakan bahwa penyebab terbatasnya persedian obat karena di tahun 2011 kemarin, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo tidak menganggarkan dana untuk pembelian obat.

“Namun untuk ditahun 2012 ini ada anggaran untuk pembelian obat, dan sekarang ini akan segera kita laksanakan mengingat terbatasnya persediaan stok obat yang kita miliki untuk Kabupaten Tebo sekarang ini,” katanya lagi. Ketika ditanyakan kepadanya bagaimana Dinkes Tebo mengatasi jika terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk suatu jenis penyakit, sedangkan Kabupaten Tebo tidak memiliki stok obat terkait KLB itu sendiri, Jauhari mengatakan, Dinkes Tebo akan meminta bantuan kepada buffer stock Provinsi Jambi. “Begitu juga dengan di Puskesmas, untuk pasien miskin kalau membutuhkan obat namun ternyata stoknya tidak ada seperti sekarang ini, diatasi dengan dana Jamkesmas,” pungkasnya. (HER)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net