Headlines News :

Jalan Batubara Sarolangun-Talang Duku Butuh Dana Sekitar 6T

MerdekaPost | Minggu, 04 Maret 2012

Kondisi jalan Bungo-Jambi yang macet akibat kompoi truk batubara
dari Bungo menuju Pelabuhan Talang Duku Jambi beberapa waktu lalu
Tebo-Merlung Sedang Dikerjakan


MERDEKAPOST.COM, JAMBI – Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Ir Syahrasaddin, menyatakan rencana pembangunan jalan khusus batubara dari Kabupaten Sarolangun menuju Pelabuhan Talang Duku, Kota Jambi, tinggal menunggu dokumen resmi perusahaan. Hasil ini, menurutnya, merupakan buah rapat dengan para koordinator pembangunan jalan khusus angkutan batubara belum lama ini.

“Saat ini dokumen resmi PT Swarna Dwipa yang akan mengerjakan jalan khusus itu sedang dilengkapi,” ucapnya. Sedangkan untuk jalan khusus dari Simpang Niam Kabupaten Tebo menuju Merlung Kabupaten Tanjungjabung Barat, yang dikerjakan PT NTC, sebuah perusahaan batubara di Kabupaten Bungo, menurut Sekda sedang dalam pengerjaan. “Bahkan saat ini sudah dalam pengerjaan,” katanya. Untuk Pelabuhan Sadu di Kabupaten Tanjungjabung  Timur (Tanjabtim), menurut Sekda sedang dalam pengerjaan feasibility study (FS) dan master plan. Untuk pekerjaan ini akan dikerjakan bersamaan dengan pekerjaan infrastruktur angkutan batubara lainnya tersebut.

Pembangunan jalan khusus ini memang diprediksi memakan biaya yang cukup besar. Untuk Sarolangun-Talang Duku nilainya bahkan ditaksir mencapai Rp 6 triliun. Namun semua pekerjaan ini, sesuai pernyataan gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA) akan ditanggulangi sepenuhnya oleh perusahaan batubara.

Sementara untuk jalan khusus Simpang Niam-Merlung, belum diprediksi besaran biayanya. Hanya saja pekerjaan jalan ini ditanggulangi oleh perusahaan PT NTC. Namun untuk perbaikan saja yang sempat dianggarkan Pemprov Jambi sebesar Rp 5 miliar akhirnya ditanggulangi oleh PT NTC. 


Wakil Gubernur Jambi, Fachrori Umar, menyebutkan perusahaan sanggup mengerjakan pekerjaan jalan khusus itu selama delapan bulan saja, terhitung sejak mulai pekerjaan.  Padahal Menteri BUMN saja memprediksi untuk membangun jalan ini membutuhkan waktu yang lama. Paling cepat adalah mengeruk sungai. “Tapi itu kata mereka cuma 8 bulan,” ujar Wagub usai menggelar rapat masalah jalan khusus di Hotel Abadi Grand beberapa waktu lalu. (ald)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net