Headlines News :

Fajran ; Kaji Ulang Penempatan Guru di Kota Sungai Penuh

MerdekaPost | Minggu, 04 Maret 2012


Fajran, SP

Banyak Penumpukan di Satu Sekolah
MERDEKAPOST.COM, SUNGAI PENUH - Pemerintah Kota (Pemkot) Sungaipenuh diminta untuk melakukan pengkajian ulang terkait menumpuknya tenaga guru di sebuah sekolah. Sehingga dengan kondisi tersebut Komisi I DPRD Kota Sungai Penuh Meragukan efektivitas dalam proses belajar mengajar.
Fajran S P, Wakil Ketua Komisi I kepada  wartawan, mengatakan bahwa pihaknya meminta kepada pemerintah dalam hal ini dinas pendidikan agar melakukan pendataan ulang terhadap sekolah yang mengalami penumpukan tenaga pendidik. ‘’Kami Komisi I DPRD Kota Sungaipenuh meminta kepada dinas terkait untuk mengatasi masalah penumpukan guru. Hal ini bertujuan untuk pemerataan guru yang ada dalam Kota Sungaipenuh,’’ ungkap alumni UNJA ini.

Dengan meratanya tenaga guru nantinya, maka pihaknya optimis proses belajar mengajar bisa berjalan lebih efektif dan efisien. Sehingga mutu pendidikan dalam kota lebih terjamin alias bisa diandalkan. ‘’Jika penumpukan guru terus terjadi, maka kita mengkhawatirkan kualitas pendidikan pada sekolah-sekolah yang mengalami kekurangan guru," ujarnya. 
Mantan aktivis mahasiswa ini meminta kepada dinas pendidikan untuk segera mungkin melakukan pendataan ulang terhadap sekolah yang mengalami penumpukan tenaga guru. Tujuannya agar lebih tercipta pemerataan kualitas pendidikan dan menghilangkan kesan adanya sekolah unggul dan sekolah marginal. ‘’Untuk peningkatan mutu pendidikan, harus ada pemerataan tenaga guru profesional yang sudah mengikuti berbagai diklat, pelatihan dan sertifikasi. Biasanya ini dimiliki guru-guru yang berstatus PNS. Agar tidak terjadi kesenjangan atau perbedaan kualitas pendidikan, harus tata ulang penempatannya," tegasnya.

Fajran menambahkan, hingga saat ini masih ditemui sekolah yang hanya mempunyai seorang guru PNS. Sementara lainnya masih merupakan tenaga bantu kependidikan atau honorer. Hal ini akan berpengaruh terhadap kualitas didik siswa. ‘’Kita tidak menyepelekan tenaga bantu kependidikan, karena mereka juga pasti kualifikasi pendidikannya menunjang. Namun biasanya kalau guru negeri itu sudah mendapat tambahan ilmu dan wawasan melalui pelatihan ataupun diklat yang memang sudah difasilitasi pemerintah, selain itu juga lebioh berpengalaman. Jadi kita minta penempatannya jangan menumpuk di satu sekolah saja," katanya. (skt)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net