Headlines News :

Siswi Kelas V SD Diperkosa di Kebun

MerdekaPost | Selasa, 07 Februari 2012


Pelaku Pemerkosaan sedang diperiksa Aparat Kepolisian

MERDEKAPOST.COM, Tebo - Pemerkosaan anak di bawah umurkembali terjadi di Kabupaten Tebo. Kali ini korbannya, Ry (15) bocah kelas 5SD. Warga Desa Semambu Kecamatan Sumay ini, diperkosa oleh tetangganya bernamaSargawi (28),  warga asal Desa Jambu,Kecamatan Tebo Ulu, yang beberapa tahun belakangan ini tinggal di Desa Semambu.
Informasiyang berhasil dirangkum MR dilapangan menyebutkan bahwa peristiwa pemerkosaantersebut terjadi pada 25 Januari 2012 lalu, di salah satu kebun pondok milik warga.Awalnya, sekitar pukul 21.00 WIB, ketika korban dan saudaranya pulang daringaji. Pelaku yang menunggu di jalan, kemudian mengajak korban pergimenggunakan sepeda motor. Karena merasa kenal, korban tidak merasa curiga danmengikuti ajakan pelaku. Namun oleh pelaku, korban dibawa ke salah satu pondok.Awalnya, tersangka mengajak korban untuk kawin lari, namun ajakan tersebutditolak oleh korban.
Karenaditolak, pelaku lantas mengeluarkan pisau dan mengancam korban, kemudian memperkosanya. Setelah puas,tersangka meminta agar korban tidak menceritakan kejadian tersebut kepada oranglain. Aksi pemerkosaan itu sendiri baru terungkap oleh orang tua korban padaSabtu (04/02) lalu, saat korban mengeluh mengalami sakit pada kemaluannya, danmenceritakan kepada orang tuanya atas apa yang telah menimpanya.
Tidakterima anaknya diperkosa, ayah korban, MS (48) langsung melaporkan kejadiantersebut ke Mapolsek Sumay, pada pukul 07.30 WIB. Selang 1 jam setelah mendapatlaporan tersebut, jajaran Polsek Sumay akhirnya berhasil mengamankan pelaku.
KapolsekSumay, AKP Ruslan ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, pelaku diamankanpetugas setelah mendapatkan laporan dari ayah korban. Penangkapan dilakukan didesa Semambu pada saat pelaku lagi berada di lapangan bola kaki di desatersebut. “Setelah kita amankan, pelaku mengakui semua perbuatannya,”kataKapolsek kemarin.
Dilanjutkannya,pelaku mengakui bahwa ia sudah merencanakan akan melakukan perbuatan tersebut,karena suka sama korban. Bahkan kata pelaku saat melakukan hal tersebut, korbanmenjerit kesakitan tapi tidak ia hiraukan. “Besok (hari ini-red) korban akandivisum, rencananya hari Minggu ini tapi karena Puskesmas tutup maka besok kitavisum,” ujarnya. Atas perbuatanya, pelaku diancam degan pasal 82 ayat 1 UU No23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan subsider 287 KUHP dengan ancamandiatas lima tahun. (her)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net