Headlines News :

MerdekaPost | Sabtu, 24 September 2011

Masyarakat Minta Jalan Padang Lamo Cepat Diperbaiki

MUARA TEBO – Masyarakat berharap agar perbaikan jalan Padang Lamo secepatnya diselesaikan. Pasalnya, sebelum bulan Ramadahan kemarin, sudah tampak ada pekerjaan perbaikan jalan tersebut, namun hingga sekarang tak kunjung selesai. Bukan itu saja, pekerjaan perbaikan jalan yang menghubungkan empat kecamatan diantaranya Kecamatan Sumay, Tebo Ulu, VII Koto dan Kecamatan VII Koto Ilir, dinilai lamban.

Sebelum bulan puasa kemarin ada perbaikan jalan, namun tidak semua jalan rusak tersentuh perbaikan. Yang herannya lagi sampai sekarang perbaikannya tak kunjung selesai,” ungkap Heri, warga Kecamatan Tebo Ulu, kepada koran ini, Kamis (22/9).

Kata Heri, lubang yang berada di badan jalan sebagian sudah banyak yang dibersihkan.

Bahkan ada sebagian lubang yang telah dibersihkan tersebut di timbun dengan material batu. Ada juga beberapa lubang yang ditimbun dengan material tanah.

“Karna pekerjaan jalan tersebut tak kunjung selesai, banyak material batu dan tanah yang berserakan di sekitar lubang jalan yang telah ditimbun dengan material tersebut,” terangnya.

Dengan kondisi material yang beserakan tersebut, dikhawatirkan Heri, jalan lintas Padang Lamo akan rawan kecelakaan terutama bagi pengendara motor.

“ Karena kondisi tersebut pengendara harus ekstara hati-hati,” katanya.

Deni, warga Kecamatan VII Koto, mengungkapkan hal yang sama. Ia mengatakan, kondisi jalan rusak dan berlubang di sepanjang jalan lintas Padang Lama sudah lama terjadi. Ada beberapa bagian lubang jalan yang diperbaiki dengan cara ditimbun material tanah dan batu.

Karna pekerjaannya terlalu lambat, ada sebagian lubang jalan yang telah ditimbun kondisinya berlubang kembali. Bahkan kerusakan jalan tersebut bertambah paran.

“Karena setiap hari jalan dilintasi kendaraan, kian hari kondisi jalan semangkin rusak.

Bahkan lubang yang berada dibadan jalan bertambah lebar. Ini akan membahayakan pengguna jalan,”ungkap Deni.

Dengan kondisi jalan saat ini, kata Deni, pengguna baik roda dua maupun roda empat harus memperlambat kecepatan kendaraannya. Padahal, biasanya para pengendara yang melintas dijalur ini akan melaju dengan kencang karena jalannya lurus.

“Biasanya, dengan kondisi jalan bagus, dari rumah saya menuju ke kota Tebo menghabiskan waktu 30 hingga 40 menit. Dengan kondisi jalan sekarang, saya bisa menghabiskan waktu dalam perjalanan hingga satu jam lebih,” pungkasnya.

Lain halnya yang dikeluhkan oleh Zamhuri, selain lambannya pekerjaan perbaikan jalan Padang Lama, banyak tanaman liar yang tumbuh di sepanjang jalan. bahkan tumbuhan tersebut sudah banyak yang menutupu pinggiran jalan.

“Sudah kondisi jalan banyak yang rusak, ditambah lagi banyak tumbuhan liar yang menutupi pinggiran jalan hingga kebadan jalan. Saya harus ekstra hari-hati ketika hendak melintas. Apa lagi pada malam hari. Kondisinya gelap, jika tidak hati-hati, bisa-bisa kita terjatuh sendiri disaat melintasi jalan tersebut,” pungkas pengendara motor ini. (ald)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net