Headlines News :

Istana Buka Opsi Reshuffle Kabinet

MerdekaPost | Jumat, 16 September 2011

JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menangkap pesan masyarakat agar pemerintah bekerja lebih keras di tiga tahun sisa masa kepemimpinannya. Efektivitas kerja pemerintah itu bisa dicapai salah satunya dengan melakukan reshuffle kabinet.
“Saya tidak bisa menggunakan kata atau kalimat yang lebih terang, selain mengatakan Presiden menangkap pesan itu dan menjadikannya kekuatan untuk melakukan perubahan agar kinerja pemerintah yang masih tersisa tiga tahun tidak mengecewakan atau dikenang," kata Staf Khusus Presiden bidang Politik Daniel Sparingga, di Gedung Bina Graha, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2011).
Dalam kesempatan tersebut, Daniel juga membantah Presiden berniat melindungi dua menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II, yang diduga terlibat korupsi agar lolos dari jerat hukum.
Dua menteri itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng serta Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, justru akan diberhentikan Presiden jika terbukti bersalah secara hukum.
“Tidak ada kepentingan politik selain membersihkan seluruh jajaran pemerintahan,” dia mengimbuhkan.
Hanya memang, kata Daniel, SBY bertindak hati-hati karena tuduhan yang disampaikan kepada kedua menteri belum tentu benar. “Karena itu tidak ada cara lain selain mempersilakan hukum itu bekerja," ujarnya.

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net