Headlines News :

Dewan Panggil Enam Pejabat Nonjob Bungo

MerdekaPost | Jumat, 16 September 2011

MUARA BUNGO, MP - Pergantian pejabat setingkat eselon III di lingkungan pemerintahan kabupaten (pemkab) Bungo oleh Bupati Sudirman Zaini beberapa waktu lalu ternyata berbuntut panjang. DPRD Bungo hingga saat ini masih mempersoalkan enam pejabat setingkat eselon III yang tak lagi diberi jabatan setelah dilakukan perombakan oleh pimpinan kabupaten Bungo tersebut.

Dalam perombakan tersebut, terdapat enam pejabat yang tak lagi diberi jabatan, sehingga memacu DPRD Bungo untuk memastikan mekanisme dalam menonjobkan suatu jabatan oleh Bupati.

Ini diketahui setelah kemarin,(08/09) DPRD Bungo melalui Komisi I memanggil ke enam mantan pejabat tersebut, yakni Erna Nelly mantan Camat Kecamatan Bathin III, Usman Junaidi mantan Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Tatang Delcando mantan Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan.

Selain juga ada nama Aswardi mantan Kabag Hukum Setda, Sutrisno, dan Novalia mantan Kabid di Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi. Dari enam mantan pejabat tersebut, Novalia dan Azwardi tak hadir dalam pertemuan tersebut.

Mereka dipanggil untuk mendapatkan penjelasan alasan mereka di nonjobkan oleh Bupati. Terkait kesalahan dan sejumlah mekanisme yang dimungkinkan telah dilanggar dalam penonjoban tersebut.

“Enam mantan eselon III non job kita panggil, mau tau masalah yang terjadi, memang itu kewenangan bupati, tapi perlu kita awasi, ”ungkap Elhelwi Ketua Komisi I DPRD Bungo.

Setelah mendengarkan keterangan dari mantan pejabat tersebut, Komisi I DPRD Bungo akan melakukan kunjungan ke Jakarta, mendapatkan penjelasan persoalan terkait aturan yang berlaku masalah ini.

Berupa kata Elhelwi Peraturan Pemerintah (PP) nomor 31 tahun 2000 lalu diperbaharui dengan PP nomor 13 tahun 2002, terkait pengangkatan PNS dan pengangkatan jabatan struktural.

Selain itu katanya, Komisi I juga akan memperdalam terkait PP 53 tahun 2010, tentang disiplin pegawai negeri sipil. “Setelah kita dari Jakarta, akan kita tindak lanjuti masalah ini, ”ungkapnya.

Dikatakan Elhelwi, selain yang bersangkutan, anggota Baperjakat Bungo juga akan diundang, untuk dimintai keterangan masalah ini. Sebab katanya kalau memang terjadi kekeliruan, maka akan diluruskan.

“Kita akui pergantian pejabat adalah kewenangan bupati, tapi ada aturan dan mekanismenya, kalau ada kesalahan dan kekeliruan maka kita luruskan, ”terangnya.

Sementara itu, pantauan harian ini di DPRD kemarin, empat mantan pejabat yang dipanggil ini, dimintai keterangan di ruang rapat komisi I lantai dua yang tertutup. Mereka masuk secara bersamaan sejak pukul 10.30 hingga pukul 12.00 Wib. Dari anggota komisi I tampak hadir Syaipul Acik Bilal, Mahfud, Hendri Novriza, Ismail dan Z Arifin. (joe)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net