Headlines News :

Warga tetap Tolak PT. ISA

MerdekaPost | Selasa, 23 Agustus 2011

MUARA TEBO - Keberadaan PT.ISA di tiga desa di Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo sejak tahun 2007 sama sekali belum memberikan perubahan yang berarti bagi perekonomian masyarakat setempat. Izin perkebunan yang dikantongi PT. ISA seluas 10.000 Ha sebelum menunjukkan aktivitas. Hingga tahun 2011 ini melalui perpanjangan izin lokasi dan izin perkebunan yang diberikan luas arealnya menciut menjadi 6000 Ha.

Ironisnya, meskipun selama dua tahun tak ada aktivitas, pemerintah masih memberikan perpanjangan izin. Syahbudin, tokoh masyarakat Desa Semambu menyatakan, bahwa sejak lepas dari PT. Aldo Mandiri dan di kuasai PT. ISA belum ada kegiatan yang dilakukan perusahaan.

"Memang ada yang ditanami PT. ALDO dan sudah distacking kurang lebih luasnya 500 Ha. dan itu sudah ada yang ditanami kelapa sawit. pada tahun 2007 kemudian terjadi peralihan ke PT. ISA. Tetapi tidak ada aktivitas yang dikerjakan saat itu," kata Syahbudin, Minggu lalu.

Sekarang setelah mendapatkan perpanjangan izin, perusahaan mulai mendekati masyarakat agar mau menyerhkan lahan ke perusahaan. Hanya saja, masyarakat tetap menolak melakukan kerjasama dengan PT. ISA. MoU dengan koperasi Kurnia yang dimotori perusahaan tak pernah terealisasi ketika baru sosialisasi.

“Perjanjian kerjasamanya tidak ada yang jelas, makanya warga yang memiliki lahan menolak menyerahkan lahan ke PT. ISA. Dengan berpegang perpanjangan izin, bahkan sudah terjadi penggusuran tanah warga yang bernama Guntur, di Sungai Setelak Kecil, diseputar kamp PT. ISA. Warga ini yang baru mengutarakan keluh kesahnya kepada saya, " kata Tokoh masyarakat setempat Syahbudin, Minggu (21/8) lalu.

Kepala Desa Semambu, Hamidi menyatakan bahwa sejak dahulu tidak pernah ada penyerahan lahan masyarakat kepada perusahaan. Dulu memang ada kesepakatan yang dibuat dengan koperasi Kurnia yang intinya akan membangun lahan perkebunan dengan pola kemitraan. Sekarang pemerintah desa tidak dapat menghalangi masyarakat untuk menyerahkan lahan mereka keperusahaan.

Dulu pernah ditandatangani MoU antara koperasi dengan PT. ISA namun hingga saat ini tidak terealisasi. Silahkan bagi yang mau menyerahkan lahannya kepada PT. ISA atau kepada PT. Bagem, itu hak masyarakat untuk memilih mitranya," kata Hamidi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Ir.Islahuddin melalui kepala bidang Bina usaha perkebunan, Errafiq Efianli menyatakan bahwa memang pemerintah memberikan perpanjangan izin Lokasi dan izin perkebunan terhadap PT.ISA. Dengan pertimbangan perusahaan sudah pernah melakukan aktivitas penanaman. Namun gagal karena di amuk gajah liar.

“Tahun 2007 penguasaan lahan di take over (diambil alih) PT. ISA atas lahan yang dikuasai PT. Aldo Mandiri setelah distacking tak kurang 500 Ha. Tahun itu ditanami kelapa sawit.

Lahan tiga desa semambu , muara sekalo dan suo-suo kini hanya tinggal 6000 ha dari 10.000 ha sebelumnya," kata rafiq. (ald)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net