Headlines News :

Satu Lagi, Pejabat Tebo Masuk Sel

MerdekaPost | Rabu, 17 Agustus 2011

Terkait Kasus Pengadaan Pakan Ikan Fiktif

MUARA TEBO, MP – Setelah sekitar satu bulan yang lalu Assisten II Setda Kabupaten Tebo Drs.H.Bukhari Usman ditahan di Lapas Muara Tebo terkait kasus pengadaan alat kontrasepsi sewaktu dirinya menjabat kepala Dinas KB PKS beberapa tahun yang lalu, kali ini satu lagi Kepala Dinas dilingkungan Pemkab Tebo dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan Muara Tebo yaitu Ir.H.M. Eka Wijaya.

Eka Wijaya yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Tebo ini ditahan atas kasus dugaan pengadaan pakan ikan fiktif di Dinas Peternakan perikanan beberapa waktu yang lalu dan pada saat itu dirinya menjabat sebagai PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan).

Ditahannya Eka Wijaya dibenarkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Muara Tebo melalui Kasi Pidsus Romi Azriyanto, SH, menurutnya Eka mulai ditahan secara resmi di Lapas Muara Tebo pada Senin sekitar pukul 15.00 WIB.

Dikatakannya, “memang benar, Eka Wijaya sejak Senin sore kemaren sekitar pukul 15.00 WIB sudah berada di lapas Muara Tebo, Dia ditahan atas kasus dugaan proyek fiktif pengadaan pakan ikan TA. 2007 senilai 730 juta dan dirinya selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada waktu itu dan telah ditetapkan sebagai tersangka”. Ungkapnya singkat.

Untuk diketahui pada kasus yang sama, Ir. Irwan Nefi (Kepala Dinas terkait pada saat itu) dan satu orang stafnya sudah menjalani hukuman tahanan badan di LP Muara Tebo sejak Agustus 2009 yang lalu sebagaimana putusan pengadilan Negeri Muara Tebo yang mana dirinya dijatuhi hukuman penjara satu tahun, denda 50 juta dan subsider 6 bulan.

Sementara itu, Pihak LSM TOPPAN DPD Tebo yang selama ini getol menyuarakan kasus ini, saat ini bisa bernapas sedikit lega, sebagaimana diungkapkan oleh M.Harahap selaku direktur eksekutifnya. Menurutnya, Pihaknya menyambut baik upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh pihak kejari Muara Tebo, dengan ditahannya Saudara Eka Wijaya, maka satu persatu pelaku koruptor di Bumi seentak Galah Srengkuh Dayung ini akan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dikatakannya, “Kami menyambut baik apa yang dilakukan oleh Aparat Kejaksaan atas penahanan Saudara Eka Wijaya, supaya dia bisa mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukannya, namun, kami masih menunggu para tersangka-tersangka lainnya yang selama ini menikmati uang hasil korupsi uang rakyat Tebo”. Ungkap Harahap.

“Dan perlu diingat, kami akan terus menyuarakan aspirasi rakyat, kami tidak segan-segan untuk melaporkan ke Kejagung atau Presiden sekalipun jika di tingkat Kabupaten Tebo atau Provinsi Jambi tidak menindaklanjuti suatu kasus sesuai dengan prosedur”. Tegas Harahap. (ald)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net