Headlines News :

Pembangunan Terminal Tebo Terbengkalai

MerdekaPost | Sabtu, 02 Juli 2011

Kondisi Terminal Muara Tebo di KM 7 kian memprihatinkan,
selain sudah mulai hancur, juga malam harinya sering dijadikan
tempat mesum (doc/MP)

Kalau Malam Beralih Fungsi Jadi Tempat Mesum

MUARA TEBO - Proyek pembangunan terminal Kabupaten Tebo di km. 07 jalan lintas Tebo-Bungo sudah terbengkalai lebih kurang selama tiga tahun, saat ini kondisinya sangat memperihatinkan, beberapa bagian bangunan terminal kondisinya sudah rusak, kaca banyak yang pecah begitu juga pintu sudah rusak, dan dibagian belakang sudah mulai longsor karena tidak ada turap penahan tanah.

Bahkan, lebih parahnya lagi terminal ini beralih fungsi menjadi tempat mesum dan memadu kasih bagi muda-mudi, karena kondisi terminal pada malam hari tanpa penerangan.

Seperti diungkapkan oleh Haryadi warga yang tinggal disekitar lokasi terminal, “Kami seringkali melihat pasangan muda-mudi yang ditengah kegelapan malam masuk ke komplek terminal, tidak jelas apa yang mereka lakukan, dan kejadian seperti ini bukan sekali saja kami melihatnya, namun kami tidak bisa berbuat apa-apa”. Ungkapnya.

Apabila kondisi seperti ini dibiarkan lebih lama lagi maka kondisi terminal akan semakin parah karena tidak ada control dan pengawasan dari pihak terkait.

Kadishub dan Infokom Kabupaten Tebo, Hatta, S.Sos saat dikonfirmasi Koran ini Senin (27/6) lalu, menyebutkan bahwa terminal Muara Tebo tersebut saat ini tahap pekerjaannya belum rampung disebabkan belum dianggarkan untuk kelanjutan proyek tersebut.

Adapun mengenai kerusakan bangunan terminal dibeberapa bagian seperti kaca yang sudah pecah dan pintu yang sudah rusak untuk saat ini belum bisa kita perbaiki karena terminal itu sendiri belum difungsikan.

Sementara itu ditanya soal gagalnya proyek terminal pada saat Madjid Mu’az menjabat Bupati Tebo, juga banyaknya temuan dari BPK serta sejumlah kasus yang menyelimuti mega proyek pembangunan terminal ini, Hatta membantah jika proyek terminal yang terletak dijalan lintas tebo-bungo Km. 7 itu gagal, dia berdalih bahwa proyek itu belum bisa dianggarkan.

“Proyek terminal itu tidak gagal, hanya saja belum bisa dianggarkan”, Bantah Hatta.

Dilanjutkannya, “dan Insya Allah tahun depan akan dianggarkan kalau saya masih menjabat didinas perhubungan dan apabila dewan menyetujuinya”. terang Hatta.

Untuk diketahui bahwa pembangunan terminal yang terletak di km 7 ini dikerjakan sudah sejak beberapa tahun yang lalu dengan dana milyaran rupiah, namun, karena dalih keterbatasan anggaran maka sampai saat ini belum selesai seratus persen dan belum bisa difungsikan. (joe)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net