Headlines News :

Oknum Kepsek SDN 117/III Kandang Gelapkan Gaji Guru

MerdekaPost | Selasa, 26 Juli 2011

Kepsek Akui Gunakan Untuk Modal Usaha

MUARA TEBO – Ulah oknum kepala SDN 117/III Desa Kandang, Kecamatan Tebo Tengah berinisial HRS ini sangatlah tidak pantas sebagai seorang kepala sekolah. Karena ulahnya, guru yang mengajar di sekolah tersebut selalu menerima gaji yang jauh terlambat dari jadwal seharusnya.

Keadaan inipun terus dikeluhkan oleh para guru yang mengajar di sokolah tersebut karena merasa gaji mereka telah digelapkan.

Salah seorang guru di SDB 117/III tersebut kepada harian ini mengakui adanya kejadian tersebut, bahkan untuk bulan ini, seharusnya mereka sudah menerima gaji, karena jadwalnya selalu pada tanggal 1, namun entah apa penyebabnya gaji mereka belum juga cair hingga sekarang.

“Sudah hampir setiap bulan gaji kami selalu terlambat dibayar, kami juga tidak tahu penyebabnya. Sedangkan sekolah lain pembanyaran gajinya selalu tepat pada tanggal yang seharusnya, ”ujar salah salah seorang guru yang tidak mau disebutkan namanya.

Ia mengatakan, kondisi ini sangat menyulitkan mereka karena uang gaji tersebut sangat diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, oknum kepsek HRS ketika dikonfirmasi harian ini kemarin mengakui bahwa gaji guru tersebut sudah ia pakai untuk keperluan usahanya dan hal tersebut hanya terjadi pada gaji yang sebulan terakhir. Namun ketika ditanya terkait keterlambatan pembayaran gaji yang bulan-bulan sebelumnnya ia membantah telah menunda pembayaran gaji guru tersebut.

“Saya akui memang gaji mereka saya pakai untuk usaha saya, dan ada sekitar tujuh orang yang belum saya bayar itu pun juga cuma bulan ini saja, ”akunya.

Ia menjelaskan, sebagian guru yang belum dibayarkan gajinya juga dikeranakan telah melakukan pinjaman uang kepadanya bahkan ada yang kurang jika harus membayar dengan gajinya tersebut dan itu langsung dipotong di bendahara, selain itu ia juga mengajukan pinjaman ke Kopersi untuk tambahan modal usahanya dengan memakai nama dua orang guru yang mengajar disekolah mereka.

“Yang dua orang gajinya langsung dipotong oleh Koperasi dari bendahara untuk cicilan pinjaman, ”katanya.

HRS mengatakan, ia akan segera membayarkan tunggakan gaji guru yang telah ia pakai, namun saat ditanya kapan akan melakukan pembayaran tersebut ia belum bisa memastikan.

Ia juga berdalih bahwa terkait keterlambatan pembayaran gaji ini sudah ia konsultasikan ke Dinas terkait. Namun ketika ditanya kepada Kadis Dikbudpora Asraruddin, ia mengatakan bahwa yang bersangkutan tidak pernah menghadap dan bahkan dipanggil tidak juga datang.

“Kita sudah melakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan, namun hingga kini belum juga datang menghadap, karena gaji itu dibayar melalui UPTD kecamatan Tebo Tengah maka kita juga akan melakukan pemanggilan kepala UPTD untuk mempertanyakan kenapa tidak mengontrol proses pembayaran gaju guru melalui kepala sekolah, ”katanya Asraruddin. (ald)

Posting Komentar

 
Dipublikasikan oleh : CV. BANIO SAKTI Portal Web Merdekapost.net | Berani, Agresif, Aspiratif
Copyright © 2011. |Merdekapost.net |MERDEKAPOST.NET - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Merdekapost.net